JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'N 'tiLL ThE eNd..

April 7, 2008

Sabar dan pemaaf

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, — upikjoe @ 4:37 am

Sikap sabar dan pemaaf sangat diutamakan di dalam Islam. Sabar berasal dari asshabru yang artinya adalah menahan. Karena sabar itu adalah menahan berarti sabar adalah:

Suatu aktivitas bukan pasivitas
Suatu perlawanan bukan suatu penyerahan
Suatu yang memerlukan pengorbanan

Menahan amarah

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, — upikjoe @ 4:35 am

Imam Al-Ghazali pernah mengajarkan bagaimana seharusnya seorang mukmin melampiaskan kemarahan. bahwa kesabaran seseorang memang ada batasnya dan pada saatnya telah melampaui ambang batas itu sangat wajar jika seseorang harus marah.

Hanya saja yang terpenting adalah bagaimana kita mampu mengukur kadar marah sesuai dengan tingkat kesalahan orang yang membuat kita marah, dan juga dilampiaskan masih dalam kewajaran dan di bawah kesadaran yang tinggi.

Membalas cercaan

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , , — upikjoe @ 4:34 am

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad bahwa Abu Hurairah ra berkata,

“Seseorang telah mencela Abu Bakar ra, Abu Bakar pun diam, sedangkan Nabi SAW ketika itu bersama mereka. Nabi merasa kagum, lalu tersenyum. Ketika orang itu memperbanyak cercaannya maka Abu Bakar menimpali sebagian yang diucapkannya. Nabi pun marah dan beranjak pergi. Abu Bakar kemudian menyusul beliau dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, orang itu telah mencerca diriku dan engkau tetap duduk. Namun di saat aku menimpali sebagian yang diucapkannya, mengapa engkau marah dan berdiri?’

Rasulullah pun menjawab, ‘Bersamamu tadi ada malaikat yang menimpali orang itu sementara engkau diam. Akan tetapi ketika engkau menimpali sebagian yang diucapkannya, setan pun datang, dan aku pun tidak mau duduk bersama setan.’

Kemudian beliau bersabda, ‘Hai Abu Bakar, ada tiga perkara yang semuanya adalah hak.

  • Tidak ada seorang hamba yang dizalimi dengan satu kezaliman kemudian dia memaafkannya karena Allah, melainkan Allah akan memuliakannya karena perbuatannya itu dan akan menolongnya.
  • Dan tidaklah seseorang yang membukakan pintu untuk menyampaikan suatu pemberian dengan niat bersilaturahim, melainkan Allah akan memperbanyak hartanya.
  • Dan tidaklah seseorang membuka pintu untuk meminta-minta dengan niat memperbanyak hartanya, melainkan Allah SWT akan semakin menyedikitkan hartanya.’”

Blog pada WordPress.com.