JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'N 'tiLL ThE eNd..

Juni 29, 2008

Orang beriman tidak merasakan kiamat

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , , — upikjoe @ 5:30 am

”Sesungguhnya Allah Subhaanahu Wa Ta’aala akan mengutus suatu angin yang lebih lembut dari sutera dari arah Yaman. Maka tidak seorangpun (karena angin tersebut) yang akan disisakan dari orang-orang yang masih ada iman walau seberat biji dzarrah kecuali akan dicabut ruhnya.” [HR Muslim 1098]

Rasulullah bersabda: “Kemudian Allah melepaskan angin dingin yang berhembus dari Syam. Maka tidak seorangpun dari manusia yang beriman kecuali dicabut nyawanya… sehingga yang tersisa hanya manusia jahat yang tidak memiliki keimanan. Mereka tidak mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk hingga syetan muncul dan berkata: ”Mengapa kalian tidak memenuhi seruanku saja?” Mereka menjawab: ”Apa yang kalian perintahkan pada kami?” Syetan memerintahkan kepada mereka untuk menyembah berhala. Maka merekapun mengikuti saran tersebut. Sedangkan mereka berada dalam kehidupan yang serba berkecukupan, kemudian ditiuplah sangkakala (hari kiamatpun datang).”

[HR Muslim 14/175]

Juni 18, 2008

Aslim Taslam..

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , — upikjoe @ 2:39 pm

Ketika Adi bin Hatim tiba di kota Kufah, maka kami sekelompok ahli fiqih Kufah mendatanginya dan bertanya kepadanya apa yang ia dengar dari Nabi Muhammad Shallallahu ’Alaih Wa sallam, maka Adi bin Hatim radhiyallahu ’anhu berkata:“Aku mendatangi Nabi saw, maka beliau bersabda: ‘Hai Adi bin Hatim, Aslim Taslam (= masuk Islamlah engkau, niscaya engkau bakal selamat di dunia dan akhirat’) aku bertanya: ‘dan apakah Islam?’; beliau jawab: ‘kau bersaksi tiada ilah selain Allah dan bahwa aku sesungguhnya utusan Allah dan kau beriman akan taqdir seluruhnya, yang baik maupun buruk, yang manis maupun pahit.’”

[HR Ibnu Majah]

diambil dari sini

Juni 17, 2008

Mencintai karena Allah

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , — upikjoe @ 7:37 am

“Allah SWT. berfirman, ‘Orang -orang yang saling mencintai semata-mata karena Aku, maka mereka akan mendapatkan (balasan) mimbar-mimbar yang terbuat dari cahaya yang membuat para nabi dan syuhada iri kepada mereka.”

[HR Tirmidzi; hadits hasan]

Mengendalikan hawa nafsu

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — upikjoe @ 7:37 am

Ibadah yang benar tidak mungkin diwujudkan dan dicapai kecuali dengan mujahadatun nafs wal hawa (bersungguh-sungguh mengendalikan diri dan memerangi nafsu)

diambil dari sini

Allah telah banyak menutupi aib kita..

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , — upikjoe @ 4:41 am

“Sesungguhnya Allah sudah terlalu banyak menutupi kekeliruan, keterpelesetan, kesalahan dan aib kita. Itulah nikmat Allah terbesar yang harus kita syukuri. Dari sanalah kita bisa mengendalikan rasa kagum pada diri sendiri, mampu menyikapi pujian, tidak senang mendengar kekurangan orang lain, dan semacamnya. Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang disindir oleh Khalid bin Shafwan, “Ada orang yang tertipu karena Allah menutupi aib-aibnya dari orang lain. Ada juga orang yang tertipu oleh baiknya pujian.” Khalid menambahkan, “Jangan engkau terkalahkan oleh ketidaktahuan orang lain terhadap dirimu, sementara engkau sangat mengetahui kondisimu sendiri….” [Ahmad Rasyid, Al-Awa’iq, 52]

daiambil dari sini

Juni 16, 2008

Laa haula walaa quwwata illa billaah..

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , — upikjoe @ 8:24 am

“Barang siapa yang diberi kenikmatan oleh Allah, hendaklah ia banyak memuji Allah (membaca kalimat alhamdulillâh [Mahasuci Allah]), barang siapa yang memiliki banyak dosa, hendaklah ia beristighfar kepada Allah, dan barang siapa yang lambat rezekinya, hendaklah ia banyak membaca, ‘Lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh (Tidak ada upaya dan kekuatan kecuali atas kehendak Allah).’”

[HR Thabrani]

Juni 12, 2008

Sejarah kekhalifahan

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, — upikjoe @ 2:54 pm

1. Khilafah Rasyidah

Khilafah Rasidah berdiri tepat di hari wafatnya Rasululllah SAW. Terdiri dari 4 orang atau 5 orang shahabat nabi yang menjadi khalifah secara bergantian. Mereka adalah:
* Abu Bakar ash-Shiddiq ra (tahun 11-13 H/632-634 M)
* ‘Umar bin Khaththab ra (tahun 13-23 H/634-644 M)
* ‘Utsman bin ‘Affan ra (tahun 23-35 H/644-656 M)
* ‘Ali bin Abi Thalib ra (tahun 35-40 H/656-661 M) dan
* Al-Hasan bin ‘Ali ra (tahun 40 H/661 M)

Masa berlakunya selama kurang lebih 30 tahun. Disebut juga sebagai khilafah rasyidah karena posisi mereka sebagai shahabat nabi yang mendapat petunjuk. Dan memang ada pesan dari nabi untuk mentaati para khalifah rasyidah ini.

2. Khilafah Bani Umayyah

Khilafah ini berpusat di Syiria, tepatnya di kota Damaskus. Berdiri untuk masa waktu sekitar 90 tahun atau tepatnya 89 tahun, setelah era khulafa ar-rasyidin selesai. Khalifah pertama adalah Mu’awiyyah. Sedangkan khalifah terakhir adalah Marwan bin Muhammad bin Marwan bin Hakam. Adapun masa kekuasaan mereka sebagai berikut:
* Mu’awiyyah bin Abi Sufyan (tahun 40-64 H/661-680 M)
* Yazid bin Mu’awiyah (tahun 61-64 H/680-683 M)
* Mu’awiyah bin Yazid (tahun 64-65 H/683-684 M)
* Marwan bin Hakam (tahun 65-66 H/684-685 M)
* Abdul Malik bin Marwan (tahun 66-86 H/685-705 M)
* Walid bin ‘Abdul Malik (tahun 86-97 H/705-715 M)
* Sulaiman bin ‘Abdul Malik (tahun 97-99 H/715-717 M)
* ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz (tahun 99-102 H/717-720 M)
* Yazid bin ‘Abdul Malik (tahun 102-106 H/720-724M)
* Hisyam bin Abdul Malik (tahun 106-126 H/724-743 M)
* Walid bin Yazid (tahun 126 H/744 M)
* Yazid bin Walid (tahun 127 H/744 M)
* Ibrahim bin Walid (tahun 127 H/744 M)
* Marwan bin Muhammad (tahun 127-133 H/744-750 M)

Sebenarnya khilafah Bani Ummayah ini punya perpanjangan silsilah, sebab satu dari keturunan mereka ada yang menyeberang ke semenanjung Iberia dan masuk ke Spanyol. Di Spanyol mereka kemudian mendirikan khilafah tersendiri yang terlepas dari khilafah besar Bani Abbasiyah.

3. Khilafah Bani Abbasiyah
Kemudian kekhilafahan beralih ke tangan Bani ‘Abasiyah yang berpusat di Baghdad. Total masa berlaku khilafah ini sekitar 446 tahun. Khalifah pertama adalah Abu al-’Abbas al-Safaah. Sedangkan khalifah terakhirnya Al-Mutawakil ‘Ala al-Allah.
Secara rinci masa kekuasaan mereka sebagai berikut:
* Abul ‘Abbas al-Safaah (tahun 133-137 H/750-754 M)
* Abu Ja’far al-Manshur (tahun 137-159 H/754-775 M)
* Al-Mahdi (tahun 159-169 H/775-785 M)
* Al-Hadi (tahun 169-170 H/785-786 M)
* Harun al-Rasyid (tahun 170-194 H/786-809 M)
* Al-Amiin (tahun 194-198 H/809-813 M)
* Al-Ma’mun (tahun 198-217 H/813-833 M)
* Al-Mu’tashim Billah (tahun 618-228 H/833-842M)
* Al-Watsiq Billah (tahun 228-232 H/842-847 M)
* Al-Mutawakil ‘Ala al-Allah (tahun 232-247 H/847-861 M)
* Al-Muntashir Billah (tahun 247-248 H/861-862 M)
* Al-Musta’in Billah (tahun 248-252 H/862-866 M)
* Al-Mu’taz Billah (tahun 252-256 H/866-869 M)
* Al-Muhtadi Billah (tahun 256-257 H/869-870 M)
* Al-Mu’tamad ‘Ala al-Allah (tahun 257-279 H/870-892 M)
* Al-Mu’tadla Billah (tahun 279-290 H/892-902 M)
* Al-Muktafi Billah (tahun 290-296 H/902-908 M)
* Al-Muqtadir Billah (tahun 296-320 H/908-932 M)
* Al-Qahir Billah (tahun 320-323 H/932-934 M)
* Al-Radli Billah (tahun 323-329 H/934-940 M)
* Al-Muttaqi Lillah (tahun 329-333 H/940-944 M)
* Al-Musaktafi al-Allah (tahun 333-335 H/944-946 M)
* Al-Muthi’ Lillah (tahun 335-364 H/946-974 M)
* Al-Tha`i’ Lillah (tahun 364-381 H/974-991 M)
* Al-Qadir Billah (tahun 381-423 H/991-1031 M)
* Al-Qa`im Bi Amrillah (tahun 423-468 H/1031-1075 M)
* Al-Mu’tadi Bi Amrillah (tahun 468-487 H/1075-1094 M)
* Al-Mustadhhir Billah (tahun 487-512 H/1094-1118 M)
* Al-Mustarsyid Billah (tahun 512-530 H/1118-1135 M)
* Al-Rasyid Billah (tahun 530-531 H/1135-1136 M)
* Al-Muqtafi Liamrillah (tahun 531-555 H/1136-1160 M)
* Al-Mustanjid Billah (tahun 555-566 H/1160-1170 M)
* Al-Mustadli`u Biamrillah (tahun 566-576 H/1170-1180 M)
* Al-Naashir Lidinillah (tahun 576-622 H/1180-1225 M)
* Al-Dhahir Biamrillah (tahun 622-623 H/1225-1226 M)
* Al-Mustanshir Billah (tahun 623-640 H/1226-1242 M)
* Al-Musta’shim Billah (tahun 640-656 H/1242-1258 M)
* Al-Mustanshir Billah II (tahun 660-661 H/1261-1262 M)
* Al-Haakim Biamrillah I (tahun 661-701 H/1262-1302 M)
* Al-Mustakfi Billah I (tahun 701-732 H/1302-1334 M)
* Al-Watsiq Billah I (tahun 732-742 H/1334-1343 M)
* Al-Haakim Biamrillah II (tahun 742-753 H/1343-1354 M)
* Al-Mu’tadlid Billah I (753-763 H/1354-1364 M)
* Al-Mutawakil ‘Ala al-Allah I (th. 763-785 H/1364-1386 M)
* Al-Watsir Billah II (tahun 785-788 H/1386-1389 M)
* Al-Musta’shim (tahun 788-791 H/1389-1392 M)
* Al-Mutawakil ‘Ala al-Allah II (th. 791-808 H/1392-1409 M)
* Al-Musta’in Billah (tahun 808-815 H/1409-1416 M)
* Al-Mu’tadlid Billah II (tahun 815-845 H/1416- 1446 M)
* Al-Mustakfi Billah II (tahun 845-854 H/1446-1455 M)
* Al-Qa`im Biamrillah (tahun 754-859 H/1455-1460 M)
* Al-Mustanjid Billah (tahun 859-884 H/1460-1485 M)
* Al-Mutawakil ‘Ala al-Allah III (th 884-893 H/1485-1494 M)
* Al-Mutamasik Billah (tahun 893-914 H/1494-1515 M)
* Al-Mutawakil ‘Ala al-Allah IV (th 914-918 H/1515-1517 M)

Khilafah Bani Abbasiyah dihancurkan oleh pasukan Tartar (Mongol), sehingga umat Islam sempat hidup selama 3,5 tahun tanpa adanya khalifah. Namun kurun waktnya hanya terpaut 3 tahun setengah saja dan segera berdiri khilafah Utsmaniyah.

4. Khilafah Bani Utsmaniyyah

Khilafah Bani Utsmaniyyah tercatat memiliki30 orang khalifah, yang berlangsung mulai dari abad 10 Hijriyah atau abad ke enam belas Masehi. Nama-nama mereka sebagai berikut:
* Salim I (tahun 918-926 H/1517-1520 M)
* Sulaiman al-Qanuni (tahun 926-974 H/1520-1566 M)
* Salim II (tahun 974-982 H/1566-1574 M)
* Murad III (tahun 982-1003 H/1574-1595 M)
* Muhammad III (tahun 1003-1012 H/1595-1603 M)
* Ahmad I (tahun 1012-1026 H/1603-1617 M)
* Mushthafa I (tahun 1026-1027 H/1617-1618 M)
* ‘Utsman II (tahun 1027-1031 H/1618-1622 M)
* Mushthafa I (tahun 1031-1032 H/1622-1623 M)
* Murad IV (tahun 1032-1049 H/1623-1640 M)
* Ibrahim I (tahun 1049-1058 H/1640-1648 M)
* Muhammad IV (tahun 1058-1099 H/1648-1687 M)
* Sulaiman II (tahun 1099-1102 H/1687-1691 M)
* Ahmad II (tahun 1102-1106 H/1691-1695 M)
* Mushthafa II (tahun 1106-1115 H/1695-1703 M)
* Ahmad III (tahun 1115-1143 H/1703-1730 M)
* Mahmud I (tahun 1143-1168 H/1730-1754 M)
* ‘Utsman III (tahun 1168-1171 H/1754-1757 M)
* Musthafa III (tahun 1171-1187 H/1757-1774 M)
* ‘Abdul Hamid I (tahun 1187-1203 H/1774-1789 M)
* Salim III (tahun 1203-1222 H/1789-1807 M)
* Musthafa IV (tahun 1222-1223 H/1807-1808 M)
* Mahmud II (tahun 1223-1255 H/1808-1839 M)
* ‘Abdul Majid I (tahun 1255 H-1277 H/1839-1861 M)
* ‘Abdul ‘Aziz I (tahun 1277-1293 H/1861-1876 M)
* Murad V (tahun 1293-1293 H/1876-1876 M)
* ‘Abdul Hamid II (tahun 1293-1328 H/1876-1909 M)
* Muhammad Risyad V (tahun 1328-1338 H/1909-1918 M)
* Muhammad Wahiddin (II) (th. 1338-1340 H/1918-1922 M)
* ‘Abdul Majid II (tahun 1340-1342 H/1922-1924 M).

Khalifah terakhir umat Islam sedunia adalah ‘Abdul Majid II. Semenjak tumbangnya khilafah terakhir ini, berarti umat Islam telah hidup lebih dari selama (2006-1924= 82 tahun) tanpa keberadaan lembaga yang menyatukan.

[eramuslim]

Juni 11, 2008

Petunjuk yang lurus

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — upikjoe @ 1:47 pm

“Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).”

[QS AlKahfi (18):10]

Juni 10, 2008

Kita bersaudara..

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, — upikjoe @ 2:03 pm

Wahai saudaraku di India dan di Maghrib

Aku bagian dari dirimu, engkau bagian dari diriku

Jangan tanyakan anasirku, jangan tanyakan nasabku

Sesungguhnya Islam adalah ayah dan ibuku

Persaudaran, kami dengannya berta’alluf

-penyair muslim Pakistan Iqbal-

[eramuslim]

Allah melihat hati dan amal

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , — upikjoe @ 12:28 pm

“Sesungguhnya Alah SWT tidak melihat pada bentuk tubuh kalian, tidak juga pada harta kalian, tapi Allah SWT melihat pada hati kalian dan amal kalian”
[HR Muslim]

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.