JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'N 'tiLL ThE eNd..

Agustus 31, 2008

Puasa untuk Allah

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , , — upikjoe @ 4:36 pm

“Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya. Satu kebaikan akan berlipat menjadi 10 kebaikan sampai 700 kali lipat. Allah berkata, “Kecuali puasa, Aku yang akan membalas orang yang mengerjakannya, karena dia telah meninggalkan keinginan-keinginan hawa nafsu dan makannya karena Aku.” (HR. Muslim)

“Berapa banyak orang yang berpuasa, hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja, dan berapa banyak orang yang mendirikan ibadah di malam hari, tapi hanya mendapatkan begadang saja.” (HR. Ahmad)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra: Bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW pernah bersabda : “Ketika datang bulan Ramadhan: Sungguh telah datang kepadamu bulan yang penuh berkat, diwajibkan atas kamu untuk  shaum, dalam bulan ini pintu Jannah dibuka, pintu Neraka ditutup, setan-setan dibelenggu. Dalam bulan ini ada suatu malam yang nilainya sama dengan seribu bulan, maka barangsiapa diharamkan kebaikannya (tidak beramal baik di dalamnya), sungguh telah diharamkan (tidak mendapat kebaikan di bulan lain seperti di bulan ini). ” (HR. Ahmad, Nasai dan Baihaqy. Hadits Shahih Ligwahairihi).

Diriwayatkan dari Urfujah, ia berkata : Aku berada di tempat ‘Uqbah bin Furqad, maka masuklah ke tempat kami seorang dari Sahabat Nabi SAW ketika Utbah melihatnya ia merasa takut padanya, maka ia diam. ia berkata: maka ia menerangkan tentang shaum Ramadhan ia berkata : Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda tentang bulan Ramadhan: Di bulan Ramadhan ditutup seluruh pintu Neraka, dibuka seluruh pintu Jannah, dan dalam bulan ini Setan dibelenggu. Selanjutnya ia berkata : Dan dalam bulan ini ada malaikat yang selalu menyeru : Wahai orang yang selalu mencari/ beramal kebaikan bergembiralah anda, dan wahai orang-orang yang mencari/berbuat kejelekan berhentilah (dari perbuatan jahat). Seruan ini terus didengungkan sampai akhir bulan Ramadhan. ” (Riwayat Ahmad dan Nasai)

Diriwayatkan dari Abi Hurairah ra. “Sesungguhnya Nabi SAW telah bersabda : Shalat lima waktu, Shalat Jum’at sampai Shalat Jum’at berikutnya, Shaum Ramadhan sampai Shaum Ramadhan berikutnya, adalah menutup dosa-dosa (kecil) yang diperbuat diantara keduanya, bila dosa-dosa besar dijauhi.”(H.R.Muslim)

Agustus 30, 2008

Menghadirkan hati dalam setiap amalan

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, — upikjoe @ 3:29 pm

Imam Al Ghazali banyak menguraikan makna-makna bathin yang seharusnya ada dalam hati kita saat melakukan amal ibadah. Ia mengatakan hendaknya setiap amal ibadah dilakukan dengan suasana hudhurul qalb (kehadiran hati). Atau dengan kata lain, berusaha menyertai amal-amal shalih secara lahir dengan amal-amal bathin.

Saat melakukan ruku’ dan sujud dalam shalat misalnya, Al Ghazali mengatakan, “Rasakanlah kerendahan saat engkau ruku’ dalam shalat. Karena engkau meletakkan jiwamu pada asalnya, yakni tanah. Mengembalikan cabang ke pokoknya, dengan cara bersujud ke tanah yang darinya engkau diciptakan.”

Resapilah nasihat ini saat kita ruku’ dan sujud, kita pasti akan benar-benar merasakan diri sebagai makhluk yang sangat rendah dan hina di hadapan Allah. Kondisi seperti inilah yang menghasilkan kekhusyu’an dalam shalat dan kekhusyu’an itulah yang mempengaruhi amal-amal lahir kita di dalam maupun di luar shalat.

-dari Site Rumah Zakat Indonesia-

Agustus 29, 2008

Musibah dan penghapusan dosa

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , , , , — upikjoe @ 7:52 am

“Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim kecuali Allah akan hapuskan (dosanya) karena musibahnya tersebut, sampai pun duri yang menusuknya.” (HR. Bukhari no.5640 dan Muslim no.2572 dari ‘A`isyah)

“Tidaklah seorang muslim ditimpa keletihan/kelelahan, sakit, sedih, duka, gangguan ataupun gundah gulana sampai pun duri yang menusuknya kecuali Allah akan hapuskan dengannya kesalahan-kesalahannya.” (HR. Bukhari no.5641, 5642 dari Abu Sa’id Al-Khudriy dan Abu Hurairah)

Agustus 28, 2008

Menundukkan pandangan

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , , , — upikjoe @ 1:57 pm

“Pandangan adalah salah satu anak panah yang dimiliki iblis, maka barangsiapa yang memejamkan pandangannya karena Allah, maka Dia akan memberi rasa manisnya iman dalam hatinya, sampai pada hari dimana ia menghadap kepada-Nya.” (HR. Ahmad)

Rasulullah bersabda: “Semua mata kelak akan menangis dihari kiamat, kecuali mata yang ditundukkan dari pandangan yang haram, mata yang terjaga ketika jihad fi sabilillah dan mata yang darinya menetes air mata sekalipun sebesar kepala lalat karena takut kepada Allah.” (Hadits marfu’ diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya dari Abu Hurairah ra.)

“Menundukkan pandangan mengandung rahasia hiknah yang banyak, diantaranya ia adalah perintah Allah, melaksanakannya berarti membawa kebahagiaan, mencegah pengaruh negatif akibat pandangan yang berbisa, menghidupkan ketabahan dan memberi ketenangan jiwa, menjadikan hati bercahaya, pelakunya akan memiliki ketajaman firasat, menutup pintu-pintu gangguan syaithan, bahwa antara mata dan hati saling mempengaruhi.” (Imam Ibnul Qayyim al-jauziyah)

Seorang shalih berkata: “Barangsiapa yang memakmurkan lahiriahnya dengan sunnah dan batinnya dengan muraqabah, menahan pandangannya dari perkara larangan, mencegah dirinya dari perkara syubhat dan memakan makanan yang halal, maka firasatnya tidak akan meleset.”

Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya, niscaya Allah akan menjadikan dirinya terhormat,..

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , , , — upikjoe @ 10:10 am

Dari Abu Sa’id Sa’ad bin Malik bin Sinan al-Khudri radiyallahu’anhuma, bahwa ada beberapa orang Anshar meminta-minta kepada Rasulullah, lalu beliau memberi mereka. Kemudian mereka meminta lagi, dan beliau memberinya lagi sehingga habislah apa-apa yang ada pada beliau. Kemudian beliau bersabda kepada mereka : “Tidak ada suatu kebaikan padaku yang tidak ingin kuberikan pada kalian. Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya, niscaya Allah akan menjadikan dirinya terhormat. Barangsiapa berusaha mencukupkan dirinya, niscaya akan dicukupi. Dan barangsiapa berupaya untuk tetap bersabar, niscaya Allah akan menjadikan dirinya penyabar. Tidak ada seorang pun yang dikaruniai kebaikan yang lebih baik dan lebih luas daripada karunia kesabaran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Agustus 27, 2008

Kehampaan hati dan jiwa vs ikhlas kepada Allah?

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , — upikjoe @ 3:44 pm

“Perkara yang paling berbahaya bagi seorang hamba adalah kehampaan hati dan jiwa. Karena sesungguhnya jiwa itu tidak akan pernah kosong. Jika tidak disibukkan dengan hal-hal yang bermanfaat pasti akan terisi dengan hal-hal yang membahayakan” (Ibnu Qayyim)

“Sesungguhnya apabila hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, maka tidak ada yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat dan lebih baik darinya”. Jika seorang hamba ikhlas kepada Allah, maka Allah akan memilihnya, menghidupkan hatinya, menariknya kepada-Nya. Maka segala keburukan dan kekejian akan berpaling darinya dan ia sangat takut bila terjadi yang sebaliknya.” (Ibnu Taimiyah)

Sebab-sebab adanya cinta..

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , — upikjoe @ 3:17 pm

Ibnu Qayyim mengatakan bahwa di antara sebab-sebab adanya cinta (kepada Allah) ada sepuluh perkara:
1. Membaca Al Qur’an, menggali, dan memahami makna-maknanya serta apa yang dimaukannya.
2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan amalan-amalan sunnah setelah amalan wajib.
3. Terus-menerus berdzikir dalam setiap keadaan.
4. Mengutamakan kecintaan Allah di atas kecintaanmu ketika bergejolaknya nafsu.
5. Hati yang selalu menggali nama-nama dan sifat-sifat Allah, menyaksikan dan mengetahuinya.
6. Menyaksikan kebaikan-kebaikan Allah dan segala nikmat-Nya.
7. Tunduknya hati di hadapan Allah SWT.
8. Berkhalwat (menyendiri dalam bermunajat) bersama-Nya ketika Allah turun (ke langit dunia).
9. Duduk bersama orang-orang yang memiliki sifat cinta dan jujur.
10. Menjauhkan segala sebab-sebab yang akan menghalangi hati dari Allah SWT.

(Madarijus Salikin, 3/18, dengan ringkas)

Khutbah Rasulullah SAW menjelang Ramadhan

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , , , — upikjoe @ 12:27 pm

Dari Salmân al-Fârisî ra. ia berkata bahwa Rasulullah SAW di akhir bulan Sya`ban berkhutbah kepada kami, beliau bersabda, “Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung dan penuh berkah. Di dalamnya terdapat satu malam yang nilai (ibadah) di dalamnya lebih baik dari 1. 000 bulan. Allah menjadikan puasa pada siang harinya sebagai sebuah kewajiban, dan menghidupkan malamnya sebagai perbuatan sunnah (tathawwu`). Barangsiapa (pada bulan itu) mendekatkan diri (kepada Allah) dengan satu kebaikan, ia seolah-olah mengerjakan satu ibadah wajib pada bulan yang lain. Barangsiapa yang mengerjakan satu perbuatan wajib, ia seolah-olah mengerjakan 70 kebaikan di bulan yang lain. Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan kesabaran itu balasannya surga. Ia (juga) bulan tolong-menolong, di mana di dalamnya rezki seorang Mukmin bertambah (ditambah). Barangsiapa (pada bulan itu) memberikan bukaan (ifthâr) kepada seorang yang berpuasa, maka itu menjadi maghfirah (pengampunan) atas dosa-dosanya, penyelamatnya dari api neraka dan ia memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa menguarai pahala orang yang berpuasa (itu) sedikitpun.” Kemudian para Sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, tidak semua dari kita memiliki makanan untuk diberikan sebagai bukaan orang yang berpuasa.” Rasulullah SAW berkata, ” Allah memberikan pahala tersebut kepada orang yang memberikan bukaan dari sebutir kurma, atau satu teguk air atau sedikit susu. Ramadhan adalah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya maghfirah (ampunan) dan akhirnya pembebasan dari api neraka.” (HR Baihaqî)

selengkapnya..

Agustus 26, 2008

13 Hal yang disukai

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — upikjoe @ 10:03 am

Ada banyak faktor yang bisa menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang pria kepada wanita untuk diperistri. Setidak-tidaknya seperti di bawah ini:
1. Karena akidahnya yang Shahih
2. Karena paham agama dan mengamalkannya
3. Dari keturunan yang baik
4. Masih gadis
5. Sehat jasmani dan penyayang
6. Berakhlak mulia
7. Lemah-lembut
8. Menyejukkan pandangan
9. Realistis dalam menuntut hak dan melaksanakan kewajiban
10. Menolong suami dan mendorong keluarga untuk bertakwa
11. Mengerti kelebihan dan kekurangan suaminya
12. Pandai bersyukur kepada suami
13. Cerdas dan bijak dalam menyampaikan pendapat
selengkapnya

Agustus 25, 2008

Tidak sesat dari jalan Islam

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , — upikjoe @ 6:15 am

“Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, tentulah segolongan dari mereka berkeinginan keras untuk menyesatkanmu. Tetapi mereka tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak dapat membahayakanmu sedikitpun kepadamu. Dan  Allah telah menurunkan Kitab dan hikmah kepadamu, dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Dan adalah karunia Allah sangat besar atasmu.” (QS AnNisaa(4):113)

“Dan adapun kaum Tsamud, maka mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai buta  daripada petunjuk, maka mereka disambar petir azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan. ” (QS Fushshilaat(41):17)

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.