JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'N 'tiLL ThE eNd..

September 30, 2008

Selamat Idul FItri 1429H

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — upikjoe @ 9:59 am

Ya Allah..

Orang yang memelihara bulan ini dengan sebenarnya, menjaga kehormatannya dengan sebenarnya,
menegakkan hukum-hukumnya dengan sebenarnya, menjaga diri dari dosa-dosanya dengan sebenarnya, mendekatkan diri kepada-Mu dengan sedekat-dekatnya, tentu ia akan mencapai ridha-Mu dan meraih kasih-Mu yang seluas-luasnya.

Berilah kami yang seperti itu dari kekayaan-Mu, karuniakan kepada kami anugrah-Mu yang berlipat-ganda karena anugrah-Mu tidak pernah berkurang, perbendaharaan-Mu tidak pernah menghilang
dan pemberian-Mu penuh kebahagiaan.

Semoga Ramadhan tahun ini bukan Ramadhan terakhir kita.

Taqabalallahu minna waminkum.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H.
Mohon Maaf lahir dan batin.

-Jube-

September 29, 2008

Allah tidak ghaib

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , — upikjoe @ 9:01 am

“Bagaimana bisa terbayang ada sesuatu yang menutupi Allah, padahal Dia tampak pada segala sesuatu.

Bagaimana bisa dibayangkan sesuatu menutupi Allah, sedangkan Allah tampak di setiap sesuatu.

Bagaimana bisa dibayangkan sesuatu bisa menutupi Allah, padahal Allah itulah yang hadir untuk segala sesuatu.

Bagaimana dapat dibayangkan jika sesuatu itu menutup Allah, sedang Allah sudah ada sebelum segala sesuatunya ada.”

-Ibnu Athaillah as Sakandary dalam kitab Al-Hikam-

Keutamaan Kota Makkah

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , , — upikjoe @ 4:33 am

Mekkah atau Makkah al-Mukarramah, Arab: ( مكة المكرمة) atau juga dikenal dengan nama Makkah adalah kota utama di Arab Saudi yang merupakan kota tujuan utama kaum muslim dalam menunaikan ibadah haji. Di sana terdapat bangunan utama Ka’bah yang merupakan patokan arah kiblat untuk shalat kaum muslimin di seluruh dunia serta prosesi Ibadah haji. Keutamaan kota Mekkah selain tempat lahirnya Nabi Muhammad SAW juga terdapat Masjidil Haram dengan Ka’bah di dalamnya di mana sabda Nabi:

“Shalat di masjidil Haram memiliki pahala 100000 x”

Kota Mekkah dikenal sebagai kota dagang, pada masa lalu dikenal dengan jalur perdagangan antara Yaman-Mekkah-Madinah-Damsyiq (Damaskus) dengan penghasilan sekali pemberangkatan kafilah mencapai 600.000 pound. Selain dikenal kota dagang, ekonomi juga bertumpu dengan pertanian dan peternakan serta pelayanan jasa untuk jemaah haji diantaranya usaha perhotelan dan penginapan.

Perkembangan kota Mekkah tidak terlepas dari keberadaan Nabi Ismail dan Hajar sebagai penduduk pertama kota ini yang ditempatkan oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah. Pada perkembangannya muncul orang orang Jurhum yang akhirnya tinggal di sana. Pada masa berikutnya kota ini dipimpin oleh Quraisy yang merupakan kabilah atau suku yang utama di Jazirah Arab karena memiliki hak pemeliharaan terhadap Ka’bah. Suku ini terkenal dalam bidang perdagangan bahkan pada pasa itu aktivitas dagang mereka dikenal hingga Damaskus, Palestina dan Afrika. Tokoh sebagai kepala kabilah quraisy adalah Qussai yang dilanjutkan oleh Abdul Muthalib. Nabi Muhammad adalah keturunan langsung dari Nabi Ismail serta Qussai.

Pada tahun 671, Nabi Muhammad lahir di kota ini dan tumbuh dewasa. Pertama kali menerima wahyu dari Allah namun ajarannya ditolak kaumnya yang saat itu masih berada dalam kegelapan pemikiran (Jahilliyah) sehingga berpindah ke Madinah. Setelah Madinah berkembang, akhirnya nabi Muhammad kembali ke Mekkah dalam misi membebaskan kota mekkah tanpa pertumpahan darahyang dikenal dengan (Fathul Makkah).

Pada masa selanjutnya Mekkah berada di bawah administrasi khalifah yang berpusat di Madinah, serta para raja yang saat itu berkuasa di Damaskus (Dinasti Ummayyah), Baghadad (Dinasti Abbasiyah) dan Turki (Usmaniyah) yang ketika itu di bawah Syarif Hussein. Kemudian disatukan di bawah pemerintahan Arab Saudi oleh Abdul Aziz ibnu Saud sampai sekarang yang merupakan pelayan kedua kota suci.

Selain Mekkah, kota atau daerah yang digunakan dalam peribadatan haji yakni Mina, Muzdalifah dan Arafah, kemudian terdapa kota atau daerah yang digunakan para jemaah haji untuk memulai prosesinya antara lain Bir Ali atau Dzulkulaifah yang berada di luar kota Madinah sebagai patokan jamaah yang berasal dari Madinah, serta Qarnul Manazil atau Yalamlam bagi jemaah haji yang masuk dari arah Yaman.

September 28, 2008

Emang ngapain sih kita di dunia?

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , — upikjoe @ 6:45 am

Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing

atau bahkan seperti orang yang sekedar lewat

(HR Bukhari)

Apa yang akan kau rasakan bila menjadi orang asing di suatu tempat ?

Mereka tidak merasa senang dengan keadaan safarnya / perjalanannya

Mereka memahami bahwa mereka pergi hanya sementara

Mereka menyadari bahwa semua akan mereka tinggalkan

Mereka merindukan berkumpul kembali pada tempat asalnya

Bagaimana kehidupan yang sesungguhnya bagi seorang muslim ?

Kehidupan dunia adalah penjara bagi seorang mukmin dan surga bagi seorang kafir

(HR. Muslim)

Maksudnya adalah kita harus bisa menahan segala hawa nafsu kita tentang ke duniawian agar jangan sampai melampaui batas-batas yang sudah di atur, jadi seolah -olah kita memposisikan diri kita seperti dalam penjara.

Seperti yang pernah di nasehatkan oleh Umar ibnu Khatab :

Letakkan kehidupan dunia itu dalam gengaman tangan anda,

jangan letakkan dunia didalam hati anda.

Jadi jangan kita terlalu mencintai dunia, cukup kita pegang saja supaya lebih mudah untuk melepaskannya karena klo udah masuk dalem hati bakal susah buat ngelepasinnya.

Kenapa sih koq harus begitu ? emang seperti apa sebenernya dunia itu ?

Tidaklah dunia bila dibandingkan dengan akhirat

kecuali hanya semisal salah seorang dari kalian memasukkan sebuah jarinya ke dalam lautan Maka hendaklah ia melihat apa yang dibawa oleh jari tersebut ketika diangkat?

(HR Muslim)

Jadi di banding akhirat dunia hanya setetes air dari lautan dibumi ini … bisa dibayangkan betapa kecil nya dunia betapa sedikitnya dunia.

Terus berapa lama kita harus dalam penjara yang kecil ini ?

Kalau manusia pada zaman sekarang hidup dengan umur rata2 70 tahun (sudah melebih umur nabi SAW yang 63 tahun)

mmmhh….. kira2 ini waktu yang lama ga ya ?

“Allah bertanya: “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?”

Mereka menjawab: “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari,

maka tanyakanlah kepada (malaikat) yang menghitung

Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja,

alau kamu sesungguhnya mengetahui”

(TQS al-Mu’minuun [23] : 112-114)

“Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu,

mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja)

di waktu sore atau pagi hari”

(an-Naazi’aat [79] : 46)

“Dan (ingatlah) akan hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka,

(mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia)

hanya sesaat di siang hari, (di waktu itu) mereka saling berkenalan.

Sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah

dan mereka tidak mendapat petunjuk”

(TQS Yunus [10] : 45)

Dari petikan Quran tsb dapat disimpulkan kalau waktu itu relatif karena disebutkan sebentar pada waktu pagi hari, siang hari dan sore hari ( teori relativitas Einstein berhubungan dgn ini ga ya ?)

Lalu ada juga penjelasan yang menyebutkan angka pasti mengenai waktu pada saat kita berada di padang masyhar …

Bagaimana keadaan kalian jika Allah mengumpulkan kalian di suatu tempat

seperti berkumpulnya anak-anak panah di dalam wadahnya

selama 50.000 tahun

dan Dia tidak menaruh kepedulian terhadap kalian?

(HR Hakim dan Thabrani)

Dan itu berarti 50.000 tahun didunia itu berbanding dengan 1 hari di akhirat … wew..


“Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Rabb dalam sehari

yang kadarnya 50.000 tahun”

(TQS al-Ma’arij [70] : 4)

maka perantauan Anda dan saya

dibandingkan relativitas waktu di padang masyhar

hanyalah terasa selama

2 menit 1 detik

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati”

(TQS al Anbiya [21] : 35)

“Apabila telah datang ajal mereka,

maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun

dan tidak (pula) mendahulukan(nya)”

(TQS Yunus (10) : 49)

Manusia itu seakan-akan dikepung oleh 99 macam sebab kematian

jika kesemua itu gagal mengenainya

dia pasti tidak bisa mengelak dari usia tua

(HR Tirmidzi)

Waa… klo gitu apa yang harus kita lakukan ? karena waktu kita akan segera berakhir ..

“…Dan tidak seorang pun mengetahui apa yang akan diusahakannya esok hari…”
(TQS Luqman [31] : 34)


“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)”

(TQS al-Hasyr [59] : 18)

Kalo kita pernah menjalankan apa yang disebut life maping atau perencanaan kehidupan berarti kita juga harus melakukan after life maping atau perencanaan setelah kehidupan.

diambil dari materi ceramah kuliah dzuhur oleh ustadz Felix Siauw yg ditambahin kalimat2 penyambung dari gw.

Jadi bagaimana ? masih ngeri menghadapi kematian ?

padahal kematian itu adalah jalan penghubung antara penjara dan kebebasan jadi sudah semestinya kita berbahagia bila kita melewatinya …

ya Allah yang maha penentu segalanya …

matikanlah aku dalam keadaan khusnul khatimah …

Aamiin

-multiply brandorange-

September 27, 2008

Keutamaan Dan Tujuan I’tikaf

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , , — upikjoe @ 3:06 pm

Makna Iktikaf secara harfiyah, I’tikaf adalah tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Dengan demikian, I’tikaf adalah tinggal atau menetap di dalam masjid dengan niat beribadah guna mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Abu Daud pernah bertanya kepada Imam Ahmad: Tahukah anda hadits yang menunjukkan keutamaan I’tikaf ? Ahmad menjawab: tidak, kecuali hadits yang lemah. Namun demikian tidaklah mengurangi nilai ibadah I’tikaf itu sendiri sebagai taqorrub kepada Allah SWT. Dan cukuplah keutamaannya bahwa Rasulullah, para Shahabat, para Istri Rasulullah SAW dan para ulama salafushshalih senantiasa melakukan ibadah ini. I’tikaf disyariatkan dalam rangka mensucikan hati dengan berkonsentrasi semaksimal mungkin dalam beribadah dan bertaqarrub kepada Allah pada waktu yang terbatas tetapi teramat tinggi nilainya. Jauh dari ritunitas kehidupan dunia, dengan berserah diri sepenuhnya kepada Sang Khaliq (Pencipta). Bermunajat sambil berdo’a dan beristighfar kepadaNya sehingga saat kembali lagi dalam aktivitas keseharian dapat dijalani secara lebih berkualitas dan berarti.

Ibnu Qayyim berkata : I’tikaf disyariatkan dengan tujuan agar hati beri’tikaf dan bersimpuh dihadapan Allah, berkhalwat denganNya, serta memutuskan hubungan sementara dengan sesama makhluk dan berkonsentrasi sepenuhnya kepada Allah.

dari sini

September 26, 2008

Sabar dan shalat

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , — upikjoe @ 3:33 am

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu , sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

(QS AlBaqarah (2):153)

September 25, 2008

Keutamaan Kota Madinah

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , — upikjoe @ 4:17 pm

1.  Keutamaan Kota Madinah
Dari Jabir bin Samurah r.a., berkata, ”Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, ”Sesungguhnya Allah Ta’ala memberi Madinah dengan sebutan Taabah.’”

(Shahih: Shahihul Jami’us Shaghir no:1775 dan Muslim II:1007 no:1385) (riwayat yang semakna direkam dalam shahih Bukhari, kitab haji dalam bab al-Madinah Thabah Madinah dapat sebut Thabah (pent.))

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, ”Sesungguhnya Madinah bagaikan ubupan [alat tiup] tukang besi yang bisa melenyapkan orang-orang yang buruk, sebagaimana tiupan tukang besi melenyapkan kotoran besi.”

(Shahih: Mukhtashar Muslim no:782 dan Muslim I:1005 no:1381)(Riwayat yang sema’na dengan ini terdapat juga dalam Shahih Bukhari, kitab Hajj bab Fadhlil Madinah Tanfin an-Naas’ bab keutamaan Madinah dan bahwa Madinah itu melenyapkan orang-orang yang buruk.’ (pent.).

2. Keutamaan Masjid Nabawi dan Keistimewaan Shalat di Dalamnya

Dari Abu Hurairah r.a.  ia pernah informasi bahwa Nabi saw.,   ”Tidaklah pelana kuda diikat (untuk bepergian), kecuali ke tiga masjid: (pertama) masjid ini, (kedua) Masjid Haram, dan (ketiga) Masjidil Aqsh.,” (Muttafaqun ’alaih: Fathul Bari III:63 no:1189, Muslim IIL1014 no:1397, ’Aunul Ma’bud VI:15 no:2017 dan Nasa’i II:37).

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, ”Shalat di masjidku ini lebih baik daripada seribu shalat di masjid-masjid lainnya, kecuali di Masjidil Haram.”

(Muttafaqun ’alaih: Fathul Bari III:63 no:1190, Muslim II:1012 no:1394, Tirmidzi I:204 no:324, Nasa’i II:35)

Dari Abdullah bin Zaid bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Antara rumahku dengan mimbarku ada satu taman dari sekian banyak taman surga.”

(Muttafaqun ‘alaih: III:70 no:1195, Muslim II:1010 no:1390, dan Nasa’i:35).

dari sini

Ajaklah dengan cara bijaksana..

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , — upikjoe @ 10:04 am

“Ajaklah (manusia) ke jalan Tuhanmu dengan cara bijaksana dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik.” (QS An Nahl(16) :125)

Inilah jalanku..

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, — upikjoe @ 4:29 am

Katakanlah: “Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku  mengajak  kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”. (QS Yusuf (12):108)

September 24, 2008

Uang dan debu sama saja

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , , , — upikjoe @ 9:02 am

“Ada orang yang baginya uang dan debu sama saja”

-Shalahuddin AlAyyubi-

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.