“Dan setelah mereka sangat menyesali perbuatannya dan mengetahui bahwa mereka telah sesat, merekapun berkata: “Sungguh jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang merugi.” (QS AlA’raaf(7):149)
“Dan , ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit di atasmu : “Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!” Mereka menjawab: “Kami mendengar tetapi tidak mentaati”. Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu anak sapi karena kekafirannya. Katakanlah: “Amat jahat perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman.” (QS AlBaqarah(2):93)
Allah merinci kesalahan, pelanggaran janji, kesombongan, dan berpalingmnnya orang-orang Yahudi dari-Nya sehingga Dia mengangkat gunung Thursina untuk ditimpakan kepada sampai mereka mau menerima perjanjian itu. Lalu mereka melanggar perjanjian tersebut. ” Mereka berkata, Kami mendengar tetapi kami tidak menta’ati.
Imam Ahmad pernah meriwayatkan, dari Abu Darda’,dari Nabi SAW, beliau bersabda :
“Hubbuka sysyay a yu’mii wayushimmu”
“Kecintaanmu kepada sesuatu membuatmu buta dan tuli. (HR Abu Dawud)
-Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 Hal 187-188-