JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'tiL ThE eNd..

April 10, 2009

Obsesi Muhammad Al Fatih

Obsesi tujuh abad itu bergemuruh di dada seorang Sultan muda, baru 23 tahun usianya. Tak sebagaimana lazimnya, obsesi itu bukan mengeruhkan , melainkan semakin membeningkan hati dan jiwanya. Ia tahu, hanya seorang yang paling bertakwa yang layak mendapatkannya. Ia tahu,hanya sebaik-baik pasukan yang layak mendampinginya.
Maka di sepertiga malam terakhir menjelang penyerbuan bersejarah itu ia beridir di atas mibar, dan meminta semua pasukannya berdiri.

“Saudara-saudaraku di jalan Allah”,ujarnya.

“Amanah yang dipikulkan ke pundak kita menuntut hanya yang terbaik yg layak mendapatkannya . Tujuh ratus tahun lamanya nubuat Rasulullah telah menggerakkan para mujahid tangguh, ttapi Allah belum mengizinkan mereka memenuhinya. Aku katakan pad akalian sekarang,yang pernah meninggalkan shalat fardhu sejak balighnya,silakan duduk!”

Begitu sunyi. Tak seorang pun bergerak.
“Yang pernah meninggalkan puasa Ramdhan silakan duduk!”
Andai sebutir keringat jatuh ketika itu, pasti terdengar. Hening sekali, tak satupun bergerak.
“Yang pernah mengkhatamkan AlQur’an melebihi sebulan , silakan duduk!”
Kali ini, beberapa gelintir orang perlahan menekuk kakinya. Berlutut berlinang air mata.
“Yang pernah kehilangan hafalan AlQUr’an-nya,silakan duduk!”
Kali ini lebih banyak yang menangis sedih, khawatir tak terikat menjadi ujung tombak pasukan. Mereka pun duduk.
“Yang pernah meninggalkan shalat, malam sejak balighnya, silakan duduk!”
Tinggal sedikit yang masih berdiri, dengan wajah yang sangat tegang, dada berdegup kencang, dan tubuh menggeletar.
“Yang pernah meninggalkan puasa Ayyaamul Bidh,silakan duduk!”
Kali ini semua terduduk lemas. Hanya satu orang yang masih berdiri. Dia,sang sultan sendiri. Namanya Muhammad Al Fatih. Dan obsesi tujuh abad itu adalah Konstantinopel.

1 Komentar »

  1. jeng, kalo bisa judulna diganti, krn memang bukan mengisahkan ttg Sultan Sholahuddin al Ayyubi. khwtr nanti jadi rancu, krn kalo ndak salah, al Ayyubi dan al Fatih hidup pada masa yg berbeda…
    btw, dua2 tokoh itu sangat sy kagumi… sangat sangat sangat !

    Komentar oleh leenda — April 27, 2009 @ 5:27 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: