JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'tiL ThE eNd..

Januari 24, 2010

Perkara hutang

Filed under: Uncategorized — upikjoe @ 12:42 am

Dari ‘Aisyah r.a. isteri Nabi saw, bahwa Rasulullah saw. sering berdo’a dalam shalat, “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur, aku juga berlindung kepada-Mu dari kejahatan Dajjal, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan dosa dan lilitan hutang.” Ada seorang yang bertanya kepada beliau, “Mengapa Anda sering kali berlindung kepada Allah dari lilitan hutang?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya apabila seseorang terlilit hutang, maka bila berbicara ia akan berdusta dan bila berjanji ia akan pungkiri,” (HR Bukhari [832] dan Muslim [589]).

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bi al-‘Ash r.a, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang mati syahid diampuni segala dosanya kecuali hutang,” (HR Muslim [1886]).

Dari Muhammad bin ‘Abdullah bin Jahsy r.a, ia berkata, “Pada suatu hari kami duduk bersama Raasulullah saw. sedang menguburkan jenazah. Beliau menengadahkan kepala beliau ke langit kemudian menepukkan dahi beliau dengan telapak tangan sembari berkata, ‘Subhaanallah, betapa berat ancaman yang diturunkan.’ Kami diam saja namun sesungguhnya terkejut. Keesokan harinya aku bertanya kepada beliau, ‘Wahai Rasulullah, ancaman berat apakah yang turun?’ Beliau menjawab, ‘Demi Allah jiwaku berada di tangan-Nya, seandainya seorang laki-laki terbunuh fi sabilillah kemudian dihidupkan kembali kemudian terbunuh kemudian dihidupkan kembali kemudian terbunuh sementara ia punya hutang, maka ia tidak akan masuk Surga hingga terlunasi hutangnya’,” (Hasan, HR an-Nasa’i [VII/314-315], Ahmad [V/289-290], al-Hakim [II/25], al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah [2145]).

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir ra, bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah kalian menakuti-nakuti diri kalian setelah mendapatkan keamanan!” Mereka bertanya, “Bagaimana itu wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Yaitu dengan hutang,” (Hasan, HR Ahmad [IV/146 dan 154], Abu Ya’la [1739], al-Hakim [II/26], al-Baihaqi [V/355], al-Bukhari dalam Tarikh al-Kabiir [III/2/430]).

Dari Tsuban Maula Rasulullah dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda, “Apabila ruh berpisah dari jasad sedang ia terbebas dari tiga perkara niscaya masuk Syurga, yaitu dari kesombongan, ghulul dan hutang,” (Shahih, HR at-Tirmidzi [1573], Ibnu Majah [2412], Ahmad [V/276, 281 dan 282] Al-Hakim [II/26], al-Baihaqi [V/355 dan IX/101-102]).

-alislamu-

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: