JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'tiL ThE eNd..

Februari 3, 2010

Itulah yang terbaik

Filed under: Uncategorized — upikjoe @ 3:43 am

Dikisahkan di sebuah negri terdapat kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang sangat cerdas. Di tangannyalah kerjaan itu berjaya, dan negri itupun menjadi negri yang sangat makmur. Rakyatnyapun hidup rukun.

Kecerdasan sang raja sudah dikenal oleh semua orang, bahkan di negri-negri lain, tetapi tidak banyak yang mengetahui bahwa raja tidak sendirian dalam mengembangkan kerajaan itu, dia didampingi oleh seorang penasehat yang sangat bijak. Raja selalu menceritakan semua kejadian yang dialaminya kepada penasehat. Sedih, bahagia, besar, sampai hal-hal sepelepun diceritakan kepada penasehatnya.
Penasehat selalu menjalankan fungsinya dengan baik. Dia menjadi tempat curhat terbaik raja karena dia selalu menjaga kerahasiaan cerita-cerita tuannya. Dia juga selalu memberi pendapat yang luar biasa kepada rajanya, yaitu “Itulah yang terbaik,Tuanku.” Hanya itu yang diucapkan kepada raja setiap kali raja bercerita.

Suatu pagi, jari sang raja terpotong saat sedang membuat tombak yang akan digunakan untuk berburu bersama penasehat dan beberapa pasukannya, dan rajapun langsung menemui penasehat untuk menceritakan hal itu. Lagi, penasehat hanya berkata “Itulah yang terbaik, Tuanku.” Untuk pertama kalinya raja sangat marah kepada penasehat atas ucapannya tersebut, dan rajapun memerintahkan anak buahnya untuk memenjarakan si penasehat.

Malam tiba…raja dan beberapa orang pasukannya pergi berburu ke hutan negri tetangga. Di luar dugaan sang raja, di dalam hutan raja beserta pasukannya bertemu dengan penduduk asli hutan tersebut. Penduduk primitif yang sangat mengerikan. Mereka memakan daging manusia. Di luar dugaan pula, rombongan sang raja ditaklukkan oleh penduduk hutan tersebut. Semua rombongan raja ditangkap, termasuk sang raja.
Pada saat rombongan raja akan dikuliti oleh penduduk hutan, kepala sukuny memeriksa “hasil tangkapan” mereka. Satu persatu dipriksa kemudian dikuliti. Saat giliran raja, kepala sukunya berkata “Orang ini cacat, jarinya tidak lengkap seperti yang lain. Buang saja, jangan sampai kita makan daging yang membawa penyakit.” Dan rajapun dibebaskan.

Raja spontan berlari…kembali ke kerajaannya. Dia terus berlari sekuat tenaga…sambil menangis. Hanya satu hal yang ada di pikirannya, yaitu si penasehat.
Sesampainya di kerajaan, dia langsung ke penjara untuk membebaskan penasehatnya. Raja memeluk penasehat sambil menangis..”Maafkan aku penasehat karena telah memenjarakanmu atas kebenaran ucapanmu. Inilah yang terbaik…aku tau sekarang…inilah yang terbaik.”
Dan pensehatpun juga menangis sambil memeluk rajanya…”Terima kasih, Tuanku…kau telah memenjarakanku. Apa jadinya aku kalau aku ikut berburu bersamamu.”

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: