JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'tiL ThE eNd..

April 8, 2010

Trik-trik menghafal AlQur’an

Filed under: Uncategorized — upikjoe @ 9:17 am

1. Isti’daad (persiapan)
Kewajiban utama penghafal al qur’an adalah ia harus menghafalkan setiap harinya minimal 1 halaman dengan tepat dan benar, dengan memilih waktu yang tepat seperti:
a. sebelum tidur malam, lakukan persiapan terlebih dahulu dengan membaca dan
b. Setelah bangun tidur hafalkan satu halaman tersebut dengan hafalan mendalam dan tenang
c. Ulangi terus hafalan tersebut sampai benar-benar hafal luar kepala

2. Tashih/setor (Pengesahan)
Setelah dilakukan persiapan secara matang, dengan mengingat-ingat satu halaman tersebut, berikutnya setorkan hafalan kepada ustad/ustadzah. Setiap kesalahan yg ditunjukkan oleh ustadz hendaknya:
a. memberi tanda kesalahan dgn mencatatnya
b. mengulang kesalahan sampai bacaan dianggap benar oleh ustadz
c. bersabar untuk menambah materi dan hafalan baru kecuali hafalan lama telah dikuasai dan disahkan

3. Mura’jaah (Pengulangan)
Setelah setor jangan meninggalkan tempat untuk pulang, sebelum hafalan yang telah disetorkan diulang beberapa kali terlebih dulu

Syarat utama untuk memudahkan hafalan:
1. beriman dan bertakwa pada Allah
2. berniat mendekatkan diri pada Allah dengan menjadi hamba-hamba pilihanNya yang menjaga
al qur’an
3. istiqomah sampai ajal musamma
4. menguasai bacaan al qur’an dengan benar
5. adanya seorang pembimbing dari ustadz/ustadzah (al hafidz/al hafidzah)
6. minimal sudah pernah hatam al qur’an 20 kali (dengan membaca setiap ayat 5x)
7. gunakan satu jenis mushaf al qur’an (al qur’an pojok)
8. gunakan pensil, ballpoint, stabilo sebagai alat bantu
9. memahami ayat yang akan di hafal

Macam-macam metode menghafal :
1. Sistem fardi
ikuti langkah berikut dengan tertib
a. tenang dan tersenyumlah, jangan tegang
b. bacalah ayat yang akan dihafal hingga terbayang dengan jelas ke dalam pikiran dan hati
c. hafalkan ayat tersebut dengan membayangkan bentuk tulisan huruf-huruf dan tempat2
d. setelah itu pejamkan kedua mata
e. bacalah dengan suara pelan lagi konsentrasi
f. kemudian baca ayat tersebut dengan suara keras
h. ulangi sebanyak 3 x
i. beri tanda pada kalimat yg diangap sulit dan bermasalah
j. jangan pindah ke hafalan baru, sebelum hafalan lama sudah menjadi kuat

Penggabungan ayat-ayat yang sudah dihafal
Setelah anda hafal ayat pertama dan kedua, jangan pindah pada ayat ketiga, akan tetapi harus digabungkan terlebih dahulu antara keduanya. dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
1. bacalah ayat pertama dan kedua sekaligus, dgn suara pelan lagi konsentrasi
2. bacalah keduanya dgn suara keras lagi konsentrasi
3. ulangi ayat kedua tersebut minimal 3x sehingga hafalan benar-benar kuat. begitu seterusnya, pada tiap2 dua tambahan ayat baru harus digabungkan dgn ayat sebelumnya sehingga terjadi kesinambungan hafalan.
4. mengulang dari ayat belakang kedepan, dan dari depan kebelakang
5. semua dibaca dgn suara hati terlebih dulu kemudian dgn suara keras
6. begitu seterusnya, setiap mendapatkan hafalan baru, harus digabungkan dgn ayat, halaman, juz sebelumnya tambahan lageh untuk memotivasi pembaca
1. Membangun tekad dan meluruskan niat.
2. Memastikan bahwa bacaannya sudah benar. Ingat, kesalahan bacaan akan lebih sulit diperbaiki jika telah dihafal.
3. Menentukan target dan berusaha keras untuk memenuhinya.
4. Berusaha memahami ayat-ayat yang akan dihafal, lalu membaca berulang-ulang ayat-ayat yang akan dihafal tersebut. Pengulang-ulangan inilah kunci utama untuk bisa menghafal dengan baik.
5. Memperhatikan ayat-ayat yang mirip.
6. Menggunakan satu jenis mushaf. Tujuannya, agar Anda bisa terbantu oleh visualisasi Anda terhadap ayat-ayat yang tercetak diatas mushaf. Dengan satu mushaf, Anda akan lebih mudah mendapatkan visualisasi tersebut.
7. Memperdengarkan hafalan dihadapan orang lain (yang mengetahui bacaan yang benar) dalam rangka setoran dan juga agar ketahuan jika ada bacaan yang salah.
8. Secara kontinyu me-muraja’ah hafalan. Ingat, hafalan Al-Qur’an lebih mudah lepas daripada unta yang ditambatkan.
9. Membaca yang telah dihafal dalam shalat.
10. Tidak menambah hafalan sampai yang sebelumnya telah dihafal dengan baik. Tidak berpindah surat sampai surat yang sebelumnya telah dihafal dengan baik.

-wp kiraditya18-

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: