JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'tiL ThE eNd..

Desember 8, 2010

Ambil Islam Seluruhnya atau Tinggalkan Sama Sekali

Filed under: Uncategorized — upikjoe @ 1:27 pm

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhannya), dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. (QS. al-Baqarah [2] : 208).

Oleh: Sayyid Quthb, Dirosah Islamiyah

Islam mendidik manusia dengan suatu pendidikan tertentu, dan memerintah manusia dengan suatu hukum tertentu, mengatur masalah-masalah mereka atas dasar-dasar tertentu, menciptakan unsur-unsur kemasyarakatan, perekonomian dan perasaan tertentu. Jadi yang perlu diupayakan adalah :

1. Laksanakanlah Islam itu sebagai suatu keseluruhan, dalam sistem hukum dan pemerintahan, dalam dasar-dasar perundang-undangan dan dalam prinsip-prinsip pendidikan. Baru setelah itu kita dapat melihat apakah masalah-masalah yang ditanyakan itu masih ada dalam masyarakat, atau menghilang dengan sendirinya. Tetapi sebelum hal ini dilakukan, apa hubungan Islam dengannya, dengan semua masalah yang tidak akan pernah dikenal oleh suatu masyarakat Islam yang benar?

2. Ciptakanlah masyarakat Islam yang diperintah oleh hukum Islam dan prinsip-prinsip Islam, didiklah wanita dan pemuda dengan pendidikan Islam yang sebenarnya, di rumah, di sekolah, dalam masyarakat, dan ciptakanlah jaminan-jaminan kehidupan yang telah ditentukan Islam untuk semua orang, realisasikan keadilan Islam yang telah diwajibkannya untuk semua orang. Baru setelah ini kita bertanya kepada para wanita: Apakah ia masih ingin untuk ikut dalam parlemen, atau ia tidak merasa perlu lagi untuk mencoba masuk parlemen itu kerana jaminan-jaminan yang ada telah cukup? Tanyakan kepada wanita-wanita itu: Apakah ia masih ingin untuk bekerja di kantor-kantor pemerintah? Ia tidak akan ingin bekerja, kerana kepentingan-kepentingan kehidupannya tidak memerlukannya lagi. Tanyakanlah kepadanya: Apakah ia ingin untuk bergaul bebas dengan laki-laki, untuk menghias diri dan memperlihatkan bagian-bagian badan, atau apakah pendidikannya di waktu itu akan memeliharanya dari naluri-naluri kebinatangan, dari hawa nafsu kebinatangan, dan perasaannya akan menyerunya untuk bertindak dengan penuh tata kesopanan, kerana ia merasa malu kepada Allah?

-MP adityanugroho-

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: