JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'tiL ThE eNd..

Januari 2, 2012

Fitnah Akhir Zaman dari Arab Saudi

Filed under: Uncategorized — upikjoe @ 6:54 am

Kaum Muslimin Dihancurkan dari Dalam

Tsauban Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata : Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menyatukan untukku dunia, lalu aku melihat timur dan baratnya dan sesungguhnya umatku akan sampai kekuasaannya seluas yang disatukan Allah untukku dan aku diberi dua harta simpanan yaitu emas dan perak lalu aku memohon kepada Rabb-ku untuk umatku agar dia tidak menghancurkannya dengan kelaparan yang menyeluruh, dan menguasakan atas mereka musuh-musuhnya dari selain mereka sendiri lalu menghancurkan seluruh jama’ah mereka, dan Rabb-ku berkata : “Wahai Muhammad, sesungguhnya Aku jika telah memutuskan satu qadha’ maka tidak dapat ditolak, dan Aku telah memberikan kepadamu untuk umatmu bahwa Aku tidak akan menghancurkan mereka dengan kelaparan yang menyeluruh dan tidak akan menguasakan atas mereka musuh-musuh dari selain mereka yang menghancurkan seluruh jama’ahnya walaupun mereka telah berkumpul dari segala penjuru – atau mengatakan- : Orang yang ada diantara penjuru dunia- sampai sebagian mereka membunuh dan menjadikan rampasan perang sebagian yang lainnya” [Hadits Shahih Riwayat Muslim (2889)]

Sungguh, meskipun kaum kafir dari seluruh dunia bersatu, mereka tidak akan mampu menguasai seluruh kaum muslimin sampai sebagian kita membunuh dan menjadikan rampasan perang sebagian yang lain. Inilah fitnah akhir zaman yang mau tidak mau harus kita hadapi. Pembunuhan antar sesama kaum muslimin seperti yang ada di Iraq dan Timur Tengah. Sungguh fitnah zaman ini adalah perpecahan dan permusuhan di antara kaum muslimin sendiri. Belum lagi ditambah ancaman dan terkaman dari orang-orang kafir.

Sumber Fitnah dari Nejd (Arab Saudi)

Dari Ibnu Umar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :

“Ya Alloh berkahilah Syam kami dan Yaman kami”. Para sahabat berkata, “juga Nejd kami?” Rasulullah berkata, “Ya Alloh berkahilah Syam kami dan Yaman kami”. Para sahabat berkata, “juga Nejd kami?” –Saya (perawi) menduga beliau menyebutkan tiga kali- kemudian Nabi bersabda, “Dari sanalah (Nejd) keguncangan dan fitnah bermula, dan disana pula muncul dua tanduk syaithan.” (HR Bukhari)

Para Wahabi / Salafy memahami Nejd dalam hadits di atas adalah Iraq. Mereka berargumentasi bahwa jika dipandang dari Madinah, Nejd (Iraq) berada di timurnya sedangkan Nejd (pedalaman Arab) berada di selatannya. Berikut hadits shohih yang mereka anggap menguatkan pendapatnya:

Diriwayatkan dari Ibnu Umar, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menghadap ke arah timur kemudian bersabda : “Ketahuilah sesungguhnya fitnah berasal dari sini, sesungguhnya fitnah berasal dari sini, disinilah muncul tanduk syaithan.” (HR Muslim)

Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al-Qur’an namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka (tidak sampai ke hati), mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti anak panah yang tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur (Gundul). (HR Bukhori no 7123, Juz 6 hal 2074. Hadis ini juga diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Majah, Abu Daud, dan Ibnu Hibban)

Padahal telah diketahui bersama, bahwa ketika Nabi bersabda demikian, beliau berada di Madinah, dan ketika itu beliau menghadap ke arah timur sedangkan timur Madinah adalah Nejd (pedalaman Arab) bukan Iraq (Silakan lihat di peta dunia, khususnya peta Saudi Arabia) Saya yakin Nabi tidak bingung arah, sehingga bingung mana timur, mana utara. Saya yakin, orang yang membuat peta juga tidak bingung arah, sehingga timur dianggap utara dan selatan dianggap timur. Sungguh, selatannya Madinah adalah Makkah, bukannya Nejed seperti yang dikira oleh orang-orang yang bingung arah itu. Kami sarankan bagi mereka membeli kompas dan datang sendiri ke sana jika tidak mempercayai peta. Ada garis lurus ke timur dari Madinah menuju kota Riyadh (salah satu kota di wilayah Nejd yang dulu merupakan tempat tinggal orang-orang Badui). Tidak meleset ke utara, tidak pula meleset ke selatan. Nejd (timurnya Hijaz) sendiri berada diantara Medina (baratnya) dan Yamama (timurnya).

Catatan:
* Seorang muslim tidak boleh mengingkari hadits di atas apalagi riwayatnya shohih dengan periwayat dua imam hadits terpercaya (Imam Bukhari dan Imam Muslim)
* Seorang muslim tidak boleh berdusta dan asal berdalih, mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, serta menyembunyikan kebenaran hanya untuk membela golongannya. Bukan untuk menegakkan kebenaran dan melayani kepentingan kaum Muslimin seluruhnya. Dari ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Orang yang paling dibenci Allah ialah pembantah yang mencari-cari alasan untuk memenangkan pendapatnya.“ Riwayat Muslim.
* Salafy / Wahabi tidak perlu khawatir jika mereka merasa benar-benar berada di atas kebenaran. Atau bahkan merasa paling benar sendiri. Siapa tahu yang dimaksud Rasulullah adalah fitnah lain seperti kemungkinan munculnya para du’at penyeru pintu Jahannam dari Nejd (Arab). Mereka menyerukan egoisme dan sombongisme berkedok monoteisme (tauhid) sehingga yang mengijabahinya akan memasuki pintu Jahannam itu menjadi gerombolan anjing-anjing neraka.
* Maksud asal fitnah dari Nejd (Arab Saudi) tidak bisa kemudian dilihat dari lahirnya saja. Boleh jadi kita tertipu melihat suasana yang terkesan tenang dan baik. Hal ini seperti tsunami. Asalnya gempa di kedalaman laut. Tapi lautnya sendiri terlihat tenang setelah gempa itu. Kemudian negeri-negeri di sekitarnya mengalami imbas kerusakan yang dahsyat.
* Dalam sejarah Islam, satu-satunya kelompok yang bercukur adalah para penganut Muhammad bin Abdul Wahab, karena dia telah memerintahkan setiap pengikutnya mencukur rambut kepalanya hingga mereka yang mengikuti tidak diperbolehkan berpaling dari majlisnya sebelum bercukur gundul. Hal tersebut terjadi di masa lalu dan kini sudah ditinggalkan. (Sumber : rubrik : Bayan, majalah bulanan Cahaya Nabawiy No. 33 Th.III Syaban 1426 H / September 2005 M) lihat juga: http://allangkati.blogspot.com/2010/06/wilayah-nejd.html
* Kesimpulan: Kita harus hati-hati dengan semua syubhat dan fitnah yang berasal dari negeri Nejd (timurnya Hijaz). Kita harus belajar sejarah (tarikh) khususnya tentang negeri Nejd sejak zaman nabi, dakwah Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahab (Gerakan Wahabi) sampai terbentuknya Kerajaan Saudi Arabia. Kita juga harus selalu memantau Nejd, negeri timurnya Madinah, yang di sana ada kota Riyadh, ibukotanya Kerajaan Saudi Arabia (KSA), termasuk gerak-gerik mereka terhadap kepentingan Kaum Muslimin di seluruh dunia. Hati-hatilah fitnah dari Nejd (timurnya Hijaz) !

-Blog Wp nafismudrika-

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: