JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'tiL ThE eNd..

Mei 17, 2012

Illuminati, The One World Government

Filed under: Uncategorized — upikjoe @ 1:15 pm
Part 1
Pertama, ditertawakan. Kedua ditentang habis2an. Ketiga, diterima sebagai suatu kenyataan” Arthur Schopenhauer, Philosopher, 1788- 1860.
 
Illuminatti diambil dari kata `Alumbrados’, sekelompok orang yang menyatakan telah menerima pengetahuan rahasia dari sumber yang lebih tinggi, sehingga mereka mempunyai kemampuan intelektual yang superior. Berdiri sejak 1 Mei 1776 oleh Adam Weishaupt–, berhasil mengontrol kelompok rahasia lainnya yang sdh lebih dulu lahir–, spt Freemason–, dan akhirnya melakukan infiltrasi ke berbagai organisasi lain dan pemerintahan.

Tujuan Illuminatti adalah menguasai dunia dengan cara menghapus bentuk kerajaan—, kepemilikan private—, nasionalisme/patriotisme- –, nilai nilai keluarga—, termasuk menghapuskan konsep agama dari yang menyembah Tuhan–, menjadi pemujaan terhadap “reason” – rationalism–, melalui dewa dewa uang *Mamonth*

Strateginya seperti yg ditulis oleh John Robinson, 1798–, `Proof of a Conspiracy’–, adalah memenangkan rakyat biasa di segala lapisan kehidupan melalui sekolah–, sikap keterbukaan dan penuh empati–, pertunjukan–, ketenaran–, toleransi kepada setiap prasangka. Dilanjutkan dengan menyampaikan pandangan melalui art & fashion pada setiap bentuk kesenian, juga dengan mengusung slogan humanity–, mengarahkan kebijakan pendidikan dan manajemen keagamaan–!!!. Untuk itu Illuminati harus punya pengaruh di akademi militer–, universitas–, percetakan–, penerbit buku–, toko–, dan kantor yang mempunyai efek terhadap pembentukan pola pikir seseorang.

Illuminati adalah organisasi rahasia yang menggerakkan revolusi Perancis 1789-1794 melalui Jacobins Club sebagai pendobrak, selanjutnya membentuk New World Order dan Universal Republic–, dipimpin Robespierre–, mengeluarkan “Declaration of the right of man”. Selanjutnya tokoh Illuminati–, Babeuf–, menulis “Manifesto of the Equal”, dengan cara menghapuskan kepemilikan private dan system distribusi yang equal. Diufuk kiri–, Illuminati menyiapkan seorang Engels–, filsuf dan tokoh kapitalis yang sangat kaya—, agar membantu sahabatnya Karl Marx menulis “The Communist Manifesto” tahun 1848. Dan sepuluh tahun kemudian di tahun 1859–, Illuminati– , kaum Nihilist– dan Atheist bertemu di New York—, membentuk International Communism. Sementara di ufuk kanan–, Adam Smith dan Keynes juga disiapkan sebagai cikal bakal kapitalisme.

Dan di pusat conspiracy itu sendiri–, One World bergerak aktif terus menerus–, untuk meniadakan kedaulatan bangsa—, yang mana dilestarikan secara gradual melalui sekolah–, universitas–, kantor pemerintahan–, dan media. Selanjutnya, kekuatan komunis di-dikotomikan dengan kekuatan kapitalis—, yang masing-masing punya pengikut besar—, dengan scenario—, kapitalis harus menang.

Dan dengan sangat jenius Illuminati mengendalikan Zionist sebagai kekuatan lainnya–, juga OKI melalui bangsawan bangsawan Arab—!!. Bersamaan dengan itu mengendalikan Fremasonry yang umumnya adalah UKUSA / WASP dan Serikat Jesuit–!!!. Sehingga sampai tahapan ini, Illuminati memiliki banyak wajah. Oleh kaum capitalist—, illuminati adalah komunis begitu juga sebaliknya—!!! Sedangkan kaum WASP akan menganggap Illuminati adalah papist, pengikut paus yg fanatic via Serikat Jesuit nya–, sedangkan kaum Vatican melihat nya sebagai protestant Freemasonry yg sangat anti khatolik. Begitu juga kelompok Islam melihat Illuminati sebagai perwakilan Zionis–, lengkap dengan protocol protocol Zionisnya. Padahal dari semua kekuatan ini, termasuk para lodge dan rasul rasul utama–, bertemu di tataran tertinggi Illuminati—, untuk membentuk One World Order– , The Shadow Government. Dan film film Starwars–, the X file dll adalah illustrasi cinema bantuan—, dimana mind set futuristic diarahkan–, bumi hanya di wakili oleh satu pemerintahan yaitu One World Government—, berhadapan dengan kerajaan kerajaan planet lainnya .

Namun–, karena memang pada intinya Illuminati ini kebanyakan adalah kaum Jahudi–, Illuminati menjadi terkesan Jews sekali. Padahal secret org ini main dengan target lebih besar dari pada sekedar Israel semata—, yaitu One World Government. Dalam menjalankan kerajaannya—, Illuminati menerbitkan protocol protocol—, yg apes nya protocol ini di adopt oleh Zionist menjadi Protocol Zionist. Inilah sumber kerancuan sehingga pada akhirnya–, Zionist menjadi satu satunya icon Illuminati—, dan pertarungan Illuminati vs Dunia Theistic–, dibonsai menjadi conflict Islam-Zionist. Padahal–, pertarungan ini lebih besar dari itu.

Dalam Zionist Congress di Basle in 1897–, secara implicit ditekankan bahwa bangsa Yahudi selama ini tertekan–, dan harus bangkit. Semangat ini di tunggangi oleh Illuminati dengan mengompori Jahudi adalah bangsa pilihan memiliki talenta khusus utk menguasai dunia. Tujuannya adalah melalui tangan Yahudi dengan dalih menyatukan bangsa Yahudi untuk membangun National State—, dibangun kekuatan yg pada akhirnya menguasai dunia dengan berbagai cara–, sehingga bangsa-2 di dunia menyerahkan kedaulatannya pada One World. Untuk itu disusunlah protocol protokol yg termuat dalam satu buku panduan.

Buku panduan itu terdiri dari 24 Protokol–, berisi detail plan of action membuat kekacauan–, balance of power–, komunism–, kapitalisme–, humanity–, Interpol–, bunga atas pinjaman–, bond/obligasi—, hingga akhirnya One World dapat menguasai dunia melalui kekuatan ekonomi tersebut. Juga protocol itu memuat action plan politik–, ekonomi–, propaganda–, dan organisasi Diprotokol itu ditekankan bahwa politik tidak ada kaitannya dgn moral. Kekerasan adalah kunci untuk menguasai dunia yg kita kenal sbg Despotism. “The French Revolution” seluruhnya dikooptasi sebagai hasil karya Illuminati melalui slogan Liberty–, Equality– , Fraternity’. Slogan yang didengungkan oleh rakyat yang bodoh ini membantu Illuminati menghancurkan sistem aristokrasi yang ada dan mereka menggantikannya dengan aristocracy of money.

Kebebasan pers–, berbicara–, dan segala sesuatu yang ada kaitannya dengan pengertian itu harus dikontrol sesuai kemerdekaan pers versi One World. Definisi kata “kebebasan’ adalah sesuatu yang benar dilakukan sesuai hukum yang berlaku. Dan hukum itu harus hokum berdasarkan kaca mata Illuminati. Untuk mencapai tujuan itu—, peperangan tidak perlu lagi dengan memenangkan teritorial— dengan persenjataan ampuh, tetapi perang sesungguhnya adalah perang ekonomi (economic warfare) di dukung dengan perang perang lainnya (cultural warfare, political warfare, spiritual warfare, technological warfare, biological warfare, bio economic warfare etc etc). Perang fisik dilakukan bila semua soft war telah gagal –, seperti serbuan ke Irak misalnya. Untuk itu perlu dirancang hak internasional yang di susun atas nama demokrasi–, hak azazi manusia—, dan issue globalisasi ini akan menghapuskan hak hak nasional bangsa lain.

Untuk mensukseskan semua ini—, perlu suatu sentralisasi pemerintahan untuk mengontrol semuanya. Harus dipupuk kehendak orang didunia untuk akhirnya menuntuk adanya one global police–,, one global government. Dalam konteks ini USA bisa digunakan—, walaupun untuk itu telah dan harus mengorbankan rakyat sendiri sebagai korban sia sia—, namun hal ini setimpal dengan hasil yang diperoleh. (1 vs 1000). Kapital digunakan untuk mengukuhkan monopoli agar pemimpin dapat menggunakan political force. Dengan sentralisasi kekuasaan uang dunia ditangan–, setiap bangsa dapat dijadikan budak.

Kelaparan menciptakan hak bagi kapital untuk mengontrol para pekerja. Dengan keinginan–, ketidakpuasan dan kebencian–, Illuminati menggerakkan massa. Kebencian ini akan memperbesar effek dari krisis ekonomi–, menghentikan industri dan kegiatan ekonomi. Menaikkan dan menjatuhkan pemerintahan pun menjadi hal yg rutin. Yg embalelo dijatuhkan. Yg binaan–, disiapkan. Pemerintahan yg diangkat jelas harus dikelilingi oleh sebanyak mungkin ekonom–, bankers dan millonair–, karena akhirnya semuanya ditentukan oleh angka bukan nilai humaniora—, misalnya kenaikan harga minyak. Untuk tercapainya semua itu–, harus mengganti pimpinan yang dasar pemikirannya pendekatan Ketuhanan–, dengan pimpinan yang sarat dengan kalkulasi matematik dan statistik. Begitu juga Industri harus berada pada posisi spekulatif–, karena disitulah letak kekuatan Illuminati.

Soal terotori, tanah dari bangsa lain harus dikuasai melalui peraturan. Untuk menguasainya–, ekonominya harus dikuasai terlebih dahulu dengan menciptakan krisis ekonomi. Krisis ekonomi diciptakan dengan menarik uang dari sirkulasi. Akumulasi uang yang besar jumlahnya dibiarkan tidak bergerak. Sehingga memaksa berbagai Negara meminjamnya dan menjadi budak kertas berharga. Dalam 20 tahun Negara yang meminjam dengan bunga 5% telah membayar seluruh pinjamannya dalam bentuk bunga, tanpa mengurangi hutang mereka. Betapa bodohnya mereka!!! . Negara tsb kemudian harus memaksa rakyatnya untuk membayar hutangnya kepada orang asing yang kaya raya. Mengapa pimpinan negara yang bodoh itu tidak menggunakan uang dari rakyatnya sendiri? Pemerintah negara itu bisa saja bermain trick dengan pinjaman internal, tetapi tidak bisa dengan pinjaman external karena mereka menyadari bahwa Illuminati akan menuntut uang nya kembali dengan berbagai cara.

Disamping itu–, Illuminati harus mendidik generasi muda dengan prinsip2 dan teori2 yang keliru untuk menghancurkan setiap usaha kolektif–, kecuali usaha kelompok Illuminati. Iluminati harus menguasai universitas–, meruntuhkan teori-2 klasik–, menciptakan teori teori baru sesuai kepentingannya—, dan menghapuskan dari memori setiap orang hal-2 yang tidak sesuai dengan keinginan One World. (Ingat Samuel Huntinton yg TLC dengan The Clash of Civilization nya yg gombal). Illuminati harus membuat lemah pemikiran-2 independen dengan cara mendidik mereka memahami paham one world. Jangan biarkan mahasiswa dan pelajar bertanya tentang kebijakan-2 yang dapat melemahkan one world. Illuminati harus memilih administratur dalam kapasitasnya masing-2 untuk melayani kepentingannya–, baik secara sadar ataupun tidak sadar.

Di bidang information warfare—, *Distraction is one of Illuminati’s principal aims*–, dilakukan melalui hiburan—, judi dan bentuk-2 permainan lain. Mengacaukan pengertian publik dengan secara konsisten menyampaikan opini-2 yang kontradiktif—, sehingga mengalihkan pemikiran-2 mereka untuk melawan. Biarkan pikiran publik & mayoritas (demokrasi) menjadi dominant—, karena hal yang paling bahaya adalah pemikiran2 yang datang dari inisiatif perorangan. Biarkan paham Illuminati—, berjalan dengan baik pada kelompok pekerja. Jika negara ybs memprotes One World—, itu hanyalah suatu proforma belaka dan kita jugalah yang mengarahkannya.

Ketika Media sudah berada ditangan—, maka tidak ada satupun pengumuman dan berita tanpa kontrol dari One World terlebih dahulu. Illuminati akan akan mendudukkan journal tersendiri yang disamarkan berasal dari sumber netral sehingga pembaca akan mengikuti bendera yang dipasang oleh mereka. Melalui metode ini bahkan One World membenarkan untuk menyerang konsep2 Illuminati sendiri–, untuk meyakinkan orang bahwa mereka membaca sebuah ekspresi dari kebebasan pers. Biarkanlah diantara mereka sendiri yang mendiskusikan kebodohan mereka atau berkomentar tentang One World. Karenanya Illuminati harus menghapuskan setiap bentuk kepercayaan. Illuminati akan membiarkan satu kepercayaan berdiskusi atau berperang dengan kepercayaan lain—, tapi jangan biarkan mereka mendiskusikan kepercayaan Illuminati yang sebenarnya.

Untuk mensukseskan semua ini harus dibentuk kekuatan yang invisible. Biarkan organisasi lain secara tidak sadar bekerja untuk kepentingan One World—, yg seolah olah membela demokrasi. Biarkan semua segmen bergerak—, mulai dari Zionist–, WASP/UKUSA–, Fremasonry–, Crecent Star— etc etc. Buat cover sedemikian rupa sehingga tujuan sebenarnya bahkan tidak diketahui oleh orang-2 yang tertarik dengan Freemasonry sekalipun–, kecuali orang tertinggi. Upaya lainnya adalah memperbesar Masonic Lodge sebagai wahana berkumpul–, dibawah kontrol One World. Aktornya adalah tokoh dan aktivist masyarakat terbaik—, seluruh agen polisi internasional ternama—, bankers—, industrialist—, ekonom—, politisi—, economic hitmen dsb.

Orang orang dan profesi profesi ini menjadi penting–, karena mereka berguna untuk menjalankan–, sekaligus melindungi One World. Dorong semangat dan egoisme mereka—, juga kebutuhan mereka untuk sukses.. Jadikan mereka seolah olah orang istimewa—, padahal mereka tak lebih bagaikan macan–, dengan jiwa domba karena mereka tidak punya visi tentang kemauan One World sebenarnya. Mereka cuma budak–!!! Siapa yang akan menyangka–, bahwa orang2 ini—, pejabat pejabat ini—, selebrity selebrity ini—, sebenarnya adalah Illuminati yang mengaturnya naik ke panggung–, sesuai rencana besar The Shadow Governmant??? Dan bila saat nya tiba—, Illuminati pula yg akan menurunkan mereka atas nama demokrasi dan hak azazi manusia—, thema yg sama pada saat menaikkannya. Silahkan renungkan–!!!

Jurus Jurus Indah The Shadow Government

Part II.

***Siapa siapa saja the shadow org dibawah Illuminati tersebut?? Dari sekian banyak shadow org, salah satunya adalah The Round Table– -, yang ide berdirinya sudah sejak 1870 oleh John Ruskin.. Landasan berpikirnya adalah: Di dunia ini ada sekelompok orang yang lebih superior dibanding orang lain. Orang yang superior tentu berhak hidup lebih baik dari yang lain dan merekapun berkumpul dan sepakat mendirikan `new world order. Maka tahun 1891 diresmikanlah Round Table dengan anggota utamanya Cecil Rhodes- Lord Rotschild. Anggota round table di rekrut dengan menggunakan ide humanitarian sebagai pemikat. Mereka mengajak orang2 pandai dan pimpinan top dunia–, dan ini dipermudah dengan adanya kebutuhan orang orang tersebut untuk menyelesaikan masalah dunia demi popularitasnya. Hanya beberapa top pimpinan yang mengetahui tujuan sebenarnya round table–, yaitu menjadi penguasa dunia. Anggota anggota dari Round Tables group ini terdiri dari international bankers–, politisi–, ekonom–, professors ect ect. Dan di Inggris dimanifestasikan dalam Royal Institute of International Affairs. Di Amerika : Council of Foreign Relations dan di level international adalah: Bilderberger Conference. Semuanya adalah bagian dari Illuminati.

Disamping Round Table—, ada Federal Reserve–, yaitu organisasi non pemerintah yg pada awalnya dimiliki oleh 12 pemegang saham. Federal Reserve berdiri sejak tahun 1913–, disahkan oleh Kongres dan Presiden Woodrow Wilson. Dalam operasionalnya Federal Reserve mencetak uang untuk Amerika dan menerima pajak melalui badan swasta IRS (Internal Revenue Service). Dan ketika Amerika melalui UU dinyatakan bangkrut pada tahun 1929 maka seluruh hak warganegara dan kepemilikannya menjadi milik Federal Reserve. Dan itulah awalnya Federal Reserve mulai mengontrol keuangan Dunia.

Siapa siapakah shareholder dari Federal Reserve? Mereka adalah Sachs of New York–, Godman of New York–, City Bank of New York–, Kuhn Loeb Bank of New York–, Lehman Brothers of New York–, Chase Manhattan Bank of New York–, Lazard Brothers of Paris-France–, Israel Moses Seif Banks of Italy–, Rothschild Bank of London- England–, Rothschild Bank of Berlin- Germany–, Warburg Bank of Hamburg-Germany dan Warburg Bank of Amsterdam-Netherland. Mereka mereka inilah yang mengatur jaringan Bank Internasional termasuk IMF, World Bank melalui jaringan jaringan bank internasional misalnya Swiss Bank–, Bank of Austria–, Bank of Amerika–, Bank of England–, Bank of France dll.

Selain lembaga yg mengatur keuangan dunia–, ada lembaga private yang mengatur kebijakan luar negeri tetapi dalam bentuk pertukaran pikiran yaitu Councill of Foreign Relation (CFR) yang didirikan tahun 1921. Tugasnya adalah mengontrol keamanan nasional dan penasihat kebijakan Amerika selama 85 tahun. Saat ini ada 2900 anggota; dengan 500 anggota sangat berkuasa; 500 lainnya berpengaruh; dan sisanya berpengaruh di dunia akademi–, media–, business–, finance–, dan militer. Tujuannya untuk membentuk sebuah sistem yang mendorong monopoli kapitalisme yang dapat membawa perbedaan mata uang–, system perbankan–, kredit–, manufacturing dan bahan baku kedalam satu supervisi organisasi.

Ketika Nixon berkuasa–, dia menunjuk 115 anggota CFR dalam posisi kunci yang mana Henry Kissinger adalah salah satunya. Slogannya “The New World Order”. Dan “Interdependence” adalah kata kunci agar negara menyerahkan kedaulatan-nya kepada satu Supra Pemerintahan Dunia. Thema in juga yang sering dibisiki ke SBY dalam mengantisipasi globalisasi. Pada tahun 1976–, Amerika menandatangani A Declaration of Interdependence–, suatu paket rencana menyerahkan Amerika kepada Pemerintahan Dunia. Sebelum itu– , pada 1968 didirikan Club of Rome oleh Morgenthau Group dan Aurelio Peccei (Boss Fiat)–, suatu kelompok yang terdiri dari industrialist- -, ilmiawan–, ecologist–, ekonom–, bankers–, humanist dan fanatical cronies. Melalui “The Limits of Growth”, 1972 mereka memprediksikan akan kelaparan dan runtuhnya sistem dunia . Oleh karena itu One World harus melakukan sesuatu—, dan akhirnya merekapun membuat perencanaan bagi NATO

Kunci sukses Club of Rome untuk mengontrol dunia adalah kemampuan mereka untuk menciptakan dan mengelola resesi ekonomi yang parah dan selanjutnya economic depression. Pendekatannya dengan melakukan kekacauan sosial dalam skala global–, diikuti depresi ekonomi–, sebagai langkah awal. Menciptakan kelompok massa pengikut one world– -, yang cukup besar di seluruh dunia—, yang nantinya akan menikmati kesejahteraan di masa depan diatas penderitaan mahluk lainnya. Zero sum game tdk bisa dihindari.

Anggota: terdiri dari 100 orang di 25 negara. Mereka berkeyakinan bahwa satu-satunya cara untuk menyelamatkan dunia adalah dengan pendekatan global : Globalisasi. A New International Order harus berdiri, tidak saja di bidang ekonomi tetapi juga di bidang social dan politik. Proposalnya adalah membagi dunia dalam 10 region–, setiap region dikepalai oleh seorang “technocratic decision-making”.

Selain Club of Rome–, ada Bilderberger–, yang didirikan tahun 1954 oleh kelompok elite yang paling prestisius dengan aktor utama: Prince Bernard. Anggotanya petinggi petinggi di Eropa, Canada, dan Amerika. Konperensi international Bilderberger ini dihadiri anggota angota yang terdiri dari pangeran–, politisi–, bankers–, para genius dan diadakan paling tidak satu ataudua kali setiap tahun. Goal utama: mengontrol ekonomi dunia untuk menciptakan one world government.

Ketika tahun 1976 Prince Bernard terlibat skandal Lockheed, maka pada tahun 1977 kedudukannya sebagai ketua diganti oleh Lord Home–, Prime Minister of the United Kingdom dengan dibantu oleh Walter Scheel, mantan President Federal Republic of Germany, Lord Roll of Ipsden, President of S. G. Warburg Group plc, Lord Carrington. Anggotanya: Baron E. de Rotschild, Helmut Schmidt, Agnelli (FIAT), World Bank President, David Rockefeller, Lehman Brothers, Henry Kissinger. Setiap anggota dari Amerika otomatis menjadi anggota CFR.. Enam presiden Amerika yang terakhir adalah anggota Bilderberger

Selain itu juga dibentuk Threelateral Commicion–, disingkat TLC. Organisasi ini berdiri tahun 1973 didanai oleh Rotschild–, Rockefeller dan Ford Fund. Direkturnya Zbigniew Brzezinski–, dengan thema Between Two Ages : balance-of-power politics was out, and world-order politics was in. Merupakan kelanjutan dari pertemuan Bilderberger (dengan anggota international financiers–, industrialists–, media magnates–, union bosses–, academics and political figures).

Awalnya merupakan aliansi Eropa, Amerika dan Jepang untuk menguasai dunia. Kata kuncinya adalah MERGER , yang mana international upper class bersatu utk melindungi kepentingan negara maju. Pimpinan politik yang di promosikan menjadi pemegang kekuasaan harus memberi jaminan bahwa the global financial interests (of the Rockefellers and the other ruling elites) harus dilindungi dimanapun ia berada.

Pada tahun 1973, D.Rockefeller mengundang 200 top bankers–, businessman–, potitisi dan pemimpin serikat kerja yang mana 35 orang diantaranya adalah anggota CFR–, termasuk Jimmy Carter. Melalui Threelateral Commision–, Carter memperoleh short course tentang Foreign Affairs. Dan sebagai imbalannya Carter dikampanyekan sbg “populist” ,”man of the people”, “outsider” yg tidak terkait dengan Establishment. Dan tahun 1976 pun Carter menjadi Presiden. Jadi percaya atau tidak—, fakta menujukkan bahwa Carter, yang dikenal jujur, adalah seorang anggota Trilateral Commission yang berkuasa di gedung putih.

The people, governments and economies of all nations must serve the needs of multinational banks and corporations Trilateralism is the current attempt by ruling elites to manage both dependence and democracy — at home and abroad.”

Tujuannya mengamankan kepentingan kapitalisme one world. Caranya ??? Membentuk kebijakan publik dan membangun kerangka stabilitas international untuk dekade mendatang. Jika stabilitas ini tidak menguntungkan, maka perlu dibangun equilibrium baru. Kebijakannya seperti apa? Kebijakan bisa macam macam antara lain : jika sedang tahap eksploitasi maka kebijakannya adalah menjaga perdamaian, mengatur ekonomi dunia dengan membantu redevelopment economic, mengurangi kemiskinan didunia yang pada gilirannya akan menciptakan evolusi yang mulus dan damai dalam sistem globalisasi. Itu ideal nya. Tapi jika tahapan itu gagal dan sumber daya alam tetap ingin di kuasai–, maka benturkan saja peradaban itu dari segi demokrasi–, dan hak azazi manusia yang jelas sangat beda value system nya antara timur dan barat—, seperti yg dilontarkan Samuel Huntinton dalam the clash of civilizationnya. Samuel Huntinton adalah agen TLC yg banyak bermain di Ibero America dengan academic trap nya.

Dan fakta terakhir yg paling menarik adalah penempatan John Bolton dalam upaya mereformasi PBB. Reformasi kearah mana—??? Sesuai keinginan One World tentunya. Sayangnya jurus jurus ini dimainkan begitu kasar. Kelihatan sekali jurus jurus shadow ini dimainkan dengan begitu immature—, jauh dari konsep aslinya yg sangat artistic—, penuh kerahasiaan dan diplomasi tingkat tinggi. Bahkan kaum humanispun juga mempertanyakan eksistensi John Bolton ini. Jika PBB saja ingin mereka reformasi dengan segala cara—, demi kepentingan one world—, apalagi Indonesia. Ah–, sudahlah–!!!

So–, what getu loh? Untuk semua conspiracy ini—, jelas kita tidak mampu melawan–!!!. Yang bisa kita lakukan—, paling cuma merenung– , sudah seberapa jauh mereka menguasai Indonesia—? Siapa saja decision-maker di dalam negeri yang mendukung mereka—? Apakah modal asing–, privatisasi–, federalisasai—, pinjaman hutang–, merupakan bagian dari rencana besar mereka untuk menguasai Indonesia? Apakah mereka sudah menguasai perbankan kita–? Apakah kepemilikan asset negara akan hilang–? Apakah kita akan atau sudah kehilangan Indonesia–? Akankah Indonesia bubar—? Mungkinkah kita keluar dari Rencana Besar tersebut–? Apa yang harus kita lakukan–? Mari kita cari jawaban dari pertanyaan pertanyaan tersebut—!!!. Jika kita semua malas–, yah sudah marilah kita tidur saja–!!!.

PROJECT LARSWOOD..

Part III

Sekarang kembali ke Project Larswood dalam konteks Asia dan Timor Timur. Project Inteligen Larswood ini di bangun oleh USA, UK, Canada, Asia dan New Zealand yang di dalam dunia Spy Internasional dikenal sebagai UKUSA—, dengan nama lain WASP Alliance. Tujuan proyek ini adalah untuk memata matai seluruh kegiatan militer di Timor Timur—-!!! Proyek ini disiapkan jauh sebelum satelite Palapa di luncurkan, dan jauh sebelum invasi TNI ke Timor Timur. Makanya tidak perlu heran jika kemudian ternyata proyek inteligen elektronik Larswood ini—, justru menggunakan fasilitas sinyal dari satelit Palapa milik Indonesia sendiri—, yang digunakan untuk menyadap semua pembicaraan militer—, dari dan ke luar Timor Timur.

Berarti—, dengan adanya Proyek Larswood ini—, maka tidak ada rahasia militer Indonesia apapun yang bisa terlepas dari pemantauan inteligen UKUSA / WASP ini. Mereka melakukan penyadapan— (intercepsion) terhadap semua komunikasi militer di Timor Timur —, termasuk juga pembicaaran yang menyangkut kebijakan politik atas Timor Timur , atau pembicaraan yang menyangkut kepentingan mereka yang dilakukan di Jakarta— melalui peralatan sadap elektronik canggihnya yang ditempatkan diseluruh bagian gedung kedutaan Australia di Jakarta—!!! Seluruh gedung itu berisi alat alat sadap elektronik berkekuatan tinggi yang disebut “Reprieve”—, yang bisa menyadap pembicaraan telepon para pejabat militer—, politicians atau LSM LSM di Indonesia —, sesuai apa yang mereka ingin tahu. Bahkan seluruh e mail intelijen Indonesia juga mereka sadap.

Penyadapan yang mereka lakukan itu bisa mengunakan satelite—, pesawat udara—, atau kapal laut (Pangkalannya di Tangioma ,Wellington Utara) dan semua hasil sadapan itu tersimpan dan terekam dalam memori chips di project Larswood tadi. Dan jika Amerika, Inggris—, dan Canada menginginkan sesuatu informasi tentang East Timor—, maka mereka tinggal meminta ke Australia atau New Zealand. Ada sistem DSD analysis cell yang bisa disesuaikan dengan bahasa Indonesia dan menterjemahkannya ke dalam bahasa mereka.

Sementara Satelite Palapa yang dibuat oleh industri Hughes, salah satu supplier/ kontraktor persenjataan USA— , malah menyisakan ruang signal yang memang untuk di sewakan ke negara negara Asean—, namun sekaligus tanpa diketahui oleh Indonesia —, project Larswood juga mendapat space signal yang bisa di gunakan untuk berkomunikasi kemanapun dengan gratis—, menumpang satelite Palapa kita. Jadi—sebenarnya— dengan data data komunikasi militer yang mereka peroleh dari intersepsi / penyadapan selama 25 tahun— sejak tahun 1974—, maka hampir tidak ada rahasia apapun tentang operasi militer Indonesia di Timor Timur— yang tidak mereka ketahui. Bahkan pembicaraan dengan handy talkie dan telepon seluler tercanggihpun bisa di tangkap oleh UKUSA. Markas UKUSA dengan peralatan canggihnya ini ada di Geraldon—, Australia Barat dan Waihopai di Utara New Zealand —!!! Kemampuan alat alat canggih ini mampu menyadap telekomunikasi via fax, phone cell dan e mail.

Sedang untuk berita berita rahasia yang dikirim dengan sandi (encrypted)—, mereka juga mempunyai super komputer dan program yang sangat canggih, ECHELON dan CARNIVORE. Dalam menjalankan dan menginterpretasi data ini, mereka di bantu oleh US National Security Agency yang berpusat di Fort Meade Ms, dimana dengan super computer yang canggih ini–, mereka dapat membuka komunikasi yang encrypted tadi—, menjadi sebuah berita yang dapat terbaca—!!!. Sehingga—sejujurnya—, tidak ada rahasia apapun tentang gerakan TNI yang tidak mereka ketahui.

Jadi—, dalam hal ini—, jika memang TNI dituduh terlibat kejahatan perang—, sesungguhnyalah mereka sudah punya bukti lengkap untuk hal hal ini. Cukup ambil satu dua rekaman pembicaraan militer yang memerintahkan etnis cleansing (kalau ada ???) dll—,maka semua akan jelas terbuka. Itu adalah pembuktian yang sangat akurat. Tidak usah menggunakan informasi dari kaum pro kemerdekaan yang ada di Dilli saat ini—, sebab informasi dari sana malah sudah pasti akan bias dan subjective. Jika semua Phone selular—, Handy Talkie—, PRC—, Racal—, dan telepon micro wave bias di sadap mereka—, berarti mereka mengetahui semua gerakan militer di Timor Loro Sae itu. Maka— silahkan buka sajalah semuanya. Apakah benar TNI terlibat—!!!!. Jangan hanya main tuduh saja.

Dan jika project Larswood ini sudah berlangsung sejak tahun 1974—, jauh sebelum intergrasi East Timor—, standart ganda apa yang mereka gunakan—, sehingga— saat mana puluhan ribu anggota Fretelin dan TNI yang gugur dahulu—, saat invasi pertama kesana yang justru untuk melindungi Asia dari effek domino komunis—, dan semua itu invasi itu atas persetujuan mereka—, kok saat itu mereka diam saja.. Padahal mereka tahu semua kekejaman saat itu. Kenapa baru kesalahan yang sekarang di ributkan.. Kalau untung mereka diam . Kalau rugi— baru ribut. Apa namanya bangsa begini—!!! Mereka ribut karena semua infra struktur yang di bangun Indonesia—, dirusak oleh militer—, sehingga mereka harus keluar banyak sekali biaya untuk membangunnya kembali— !!! Dan mereka merasa rugi—, kesal— dan emosi dalam hal ini. Lalu mereka mainkan dan bangun opini dunia.

Dahulu mereka yang menjebak Indonesia —-, sekarang mereka pula yang ingin menghakimi Indonesia. Sementara mereka mengetahui semua operasi militer itu—, dan tetap membiarkannya berlangsung. Berarti mereka juga adalah penjahat perang—, bersama sama dengan UKUSA dan WASP Alliance. Maka kalau mau di adili—, ayo kita saling adil mengadili rame rame. Dan bagimana dengan militer yang dibakar itu ???

Yang terjadi sudahlah—, biarlah berlalu. Tetapi para intelektual Indonesia juga jangan begitu mudah termakan media elektronik internasional— dan lalu menyembah nyembah Asia—, hanya karena mereka pernah minum air di sana. Kita fair saja. TNI lalai dan salah—,. Tetapi Asia yang tahun lalu secara de Yure masih mengakui East Timor sebagai bagian Indonesia karena ingin mendapatkan minyak di Timor Gap—, namun setelah pertemuan para pengusaha minyaknya pada bulan January 1999 lalu, yang merasa lebih untung untuk deal dengan Timor Loro Sae directly—, langsung berubah sikap meninggalkan Indonesia—, adalah suatu sikap yang sangat tidak etis. Materialist berbulu Humanist. Jelas mereka menolong bukan atas dasar membela HAM—, tetapi untuk uang—, dan merupakan ambisi Napi buangan yang ingin menaikkan derajat nya menjadi polisi Asia.

Makanya—, marilah kita berpikir lebih jernih. Membakar orang yang pro intergrasi hidup hidup itu, apa termasuk membela HAM ???? Dan NGO NGO kita menerima uang dari lembaga asing yang nota bene adalah perpanjangan tangan tangan kaum yang ingin mencaplok Indonesia—, apakah bisa dianggap pahlawan HAM. Apakah mereka ini masih berani menyebut dirinya sebagai pahlawan—??? Saat ini TNI memang terdesak. TNI memang terpuruk!!! Tetapi janganlah mengisap madu diatas mayat mayat TNI.

Saat ini, informasi triple agent, menyatakan bahwa Papua Barat akan “mereka” infiltrasi dalam waktu singkat. Penduduk pedalaman Irian jaya akan mereka pengaruhi dengan metode Cargoisme, dengan sasaran membenci pemerintah Indonesia. Dan mereka juga akan menggerakkan semua missionaris asing dan pekerja pekerja sosial–, serta merekrut semua LSM LSM yang haus uang—, untuk memojokkan pemerintah Indonesia di percaturan politik dalam negeri—, dengan jumlah dana yang tidak terbatas. Terutama melalui pembentukan opini di internet ini.

Ada satu lembaga kajian politik internasional yang sangat kuat—,yang saat ini sedang mengincar Irian Jaya ini. Mereka akan menggunakan dalih—, mengembalikan peta Indonesia ke wilayah teritori sebelum 1962—, dengan alasan bahwa selama ini di Irian Jaya telah terjadi Islamisasi, Makasarisasi dan Jawanisasi. Menurut mereka—, hal ini tidak sesuai dengan Universal Human Right—!!! Maka karenanya—, Papua Parat ini akan mereka create untuk minta referendum ulang. Segala dana sudah tersedia—, begitu juga supra dan infra struktur intelijennya.. Dan—, dengan persiapan sematang ini— jika dilakukan referendum ulang satu tahun kemudian– -, maka daerah manapun di belahan Indonesia ini—, pasti akan minta Merdeka. Bahkan Bali yang kaya rayapun pasti minta merdeka juga.

Yang Mau dengar silahkan. Mau bantah juga boleh. Yang jelas satu orang staf Unamet saat ini sudah tertangkap di sana dengan dakwaan memprovokasikan Papua Barat agar Merdeka.

 
-kemapi.blogspot.com-

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: