JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'tiL ThE eNd..

Juli 4, 2012

Anak-Anak Mursi : Istana Adalah Tempat Bekerja Bukan Tempat Tinggal

Filed under: Uncategorized — upikjoe @ 8:37 am

Islamedia – Anak-anak Presiden Mesir; Muhamad Mursi menolak pindah untuk tinggal di istana kepresidenan. Mereka mengatakan akan terus menjalani kehidupan mereka sebagaimana adanya setelah sang bapak meraih kursi kepresidenan.

Usamah, salah seorang anak Mursi, mengatakan dalam pernyataannya di harian Al-Misri Al-Youm, “Saya kira saya tidak akan tinggal di sana. Karena itu merupakan tempat kerja. Akan tetapi, mungkin kami akan membeli rumah besar, karena apartemen yang ditinggali orang tuanya di Tajammu Khamis adalah kontrakan.”

Usamah yang memiliki kantor pengacara di kota Zagazig menjelaskan bahwa dia akan terus melanjutkan kehidupannya seperti biasa di kantornya di Zagaziq walaupun bapaknya telah menjadi presiden. Namun kadang dia akan menetap di Kairo bersama keluarganya sebagaimana hal tersebut biasa dia lakukan sebelum ini.

Dia menambahkan, “Istana kepresidenan adalah tempat kerja, bukan tempat tinggal. Apalagi saya terikat dengan pekerjaan di Zagazig dan karenanya akan tetap tinggal di sana. Penduduk di sini memperlakukan saya seperti biasa, walau mereka sangat gembira sekali dengan kemenangan bapak saya. Saya sebagai warga biasa juga bergembira bersama mereka.”

Adapun Ahmad, anak laki-laki tertua yang kini menjadi dokter di Provinsi Ahsa, Arab Saudi, saat diwawancarai harian Al-Hayat, menyatakan bahwa dirinya tidak berpikir untuk meninggalkan pekerjaannya di Saudi. Dia menegaskan keinginannya untuk meneruskan pekerjaan bersama koleganya dari kalangan medis dan administrasi yang selama ini dilalui dengan hari-hari yang menyenangkan. Dia merasa bahwa selama tiga tahun di rumah sakit tempat dia bekerja dirinya mendapatkan penghormatan dan perlakuan baik.

Ahmad mengatakan bahwa dirinya sempat melalui masa-masa sulit saat menghadapi masa kampanye pilpres, juga saat pengumuman. Sebab hubungan telepon bertubi-tubi datang kepadanya. Padahal dirinya mendapatkan arahan agar tidak boleh berbicara kepada siapa pun.

Anak-anak Presiden baru ini kini mulai menanggung akibat dari popularitas dan kekuasaan, setidaknya mereka kesulitan untuk dapat menemani sang bapak. Syaima, salah seorang puterinya, sarjana ilmu sosial lulusan Universitas Zagazig dan menikah dengan seorang dokter serta dosen di sebuah universitas mengatakan kepada harian Al-Misri Al-Youm, “Saya tidak berjumpa bapak sejak lebih dari 3 pekan. Akan tetapi dia selalu menelepon saya untuk menanyakan kabar saya, serta anak-anak dan suami.”

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: