JUsT LeArN 'n LEaRn… fRoM Now On 'tiL ThE eNd..

Desember 1, 2009

Dikemanakan Usia Kita ?

Filed under: Uncategorized — upikjoe @ 3:25 pm

Tulisan ini saya buat setelah membaca sebuah komentar di sebuah postingan pada salah satu blog seorang Pakar IT pendiri Ilmu Komputer.Com yakni Pak Romi Satrio Wahono mengenai cara me-manage waktu. Jazakumullah khoiron katsiro untuk sdr. Agus yang memberikan motifasinya yang Insya Allah bermanfaat bagi siapa pun yang ingin memanfaatkan waktu di dunia yang fana dan sementara ini. Amien

Memang sangat trenyuh kalau kita mulai muhasabah diri kita dari hal yang terkadang kita sepelekan yakni WAKTU. Kemana usia kita yang sementara didunia akan kita bawa dan manfaatkan.

1.Demi masa,
2.Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3.kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
(Al-’Ashr 1-3)
Langsung Ke Pokok Masalah

Rata-rata usia manusia dari lahir s/d wafat antara 60 thn – 70thn (ini mayoritas). Kalau di buat rata-rata manusia meninggal ± 65 th, beruntung yg diberikan umur panjang dan dimanfaatkan sisa usianya. Dan demikian pula yang diberi umur pendek dimanfaatkan pula usianya.
Untuk selanjutnya Total Usia saya rumuskan sebagai : TU

Masa Baligh :
Masa dimulainya perhitungan amal baik atau buruk selama hidup di dunia ?
Kapan Masa Baligh Datang :
– Laki-laki Baligh ± 15 tahun
– Wanita Baligh ± 12 tahun
Untuk selanjutnya Usia Baligh saya rumuskan sebagai : UB

Usia yang tersisa (US) untuk kita beribadah kepada Allah SWT kita rumuskan dengan :
US = TU – UB
US = 65 – 15
US = 50 tahun
Jadi rata-rata usia produktif seorang manusia untuk beramal baik/buruk adalah ± 50 tahun

Lalu usia sepanjang 50 tahun ini digunakan untuk apa saja ? (Silahkan Muhasabah).

Mari kita telaah bersama …
1 Tahun = 12 Bulan
1 Bulan = 30 hari (Kalender Hijriah)
1 Hari = 24 Jam
1 Jam = 60 Menit
1 Menit = 60 Detik
Jadi 50 Tahun sam saja dengan :
50 x 12 x 30 x 24 = 53200 Jam atau
50 x 12 x 30 x 24 x 60 x 60 = 1555200000 Detik (Ingat setiap detik yang kita manfaatakan di dunia kelak akan dipertanggungjawabkan di Akhirat)

Berapa lama kita tidur dalam sehari :
Waktu tidur seseorang dalam sehari yang ideal adalah ± 8 jam/hari (Menurut Pakar Kesehatan).
Jika dalam 50 Tahun usia produktif kita untuk tidur saja 8 jam maka :
18000 hari x 8 jam= 144000 jam atau sekitar 16 tahun, 6 bulan dan bulatkan jadi 17 tahun

Logikanya :
Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis di gunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk selamanya ?

Waktu aktivitas kita di siang hari ± 12 jam
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai aktivitas: 18000 hari x12 jam = 216000 jam atau sekitar 25 tahun
Dari perhitungan :
(216000 jam /24)= 9000 hari
(9000 hari /30) = 300 bulan
(300 bulan / 12) = 25 tahun

Aktivitas disiang hari :
Ada yang bekerja, atau bercinta, ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada yang makan sambil jalan-jalan, ada pula yang gambling dan masih banyak lagi aktivitas lainnya yang tak pernah bisa disamaratakan satu dengan yang lain ?

Waktu aktivitas santai atau rilexsasi ± 4 jam
Dalam 50 tahun waktu yang dipakai rileksasi adalah 50 (tahun) x 12 (bulan) x 30 (hari) x 4 (jam) = 72000 atau sekitar 8 tahun

Realisasi rileksasi :
Biasanya nonton tv sambil minum kopi, ada pula yang belajar mati-matian / bikin contekan habis-habisan buat ujian, atau mungkin dihabiskan termenung di buai khayalan ??

Hasil Perhitungan Usia :
Usia = Tidur + Aktivitas + Rileksasi
Usia = 17 tahun + 25 tahun + 8 tahun
Usia = 50 tahun (Balance)

Lalu kapan Ibadahnya ?
Padahal manusia diciptakan Allah SWT tiada lain dan tiada bukan untuk semua dan segalanya hanyalah beribadah kepada-Nya, karena satu hal yang pasti kita akan kembali ke alam hakiki Illahi.

Maut datang menjemput tak pernah bersahut
Malaikat datang menuntut untuk merenggut
Manusia tak kuasa untuk berbicara
Tuhan Maha Kuasa atas syurga dan Neraka

Memang benar … kuliah itu ibadah, kalau niat kuliahnya untuk ibadah, lha wong kita mah kuliah mau nyari ijazah, bakal nanti bekerja agar mudah mencari nafkah betul nggak ? Memang benar … bekerja cari nafkah itu ibadah, tapi bekerja yang bagaimana? Orang kita bekerja sikut sanah sikut sinih, banting tulang banting orang, tujuan utamanya cari uang buat beli barang-barang biar dipandang orang-orang ?
Jarang orang menolak untuk di puji dan di puja tatkala mereka berjaya ?
Pernah kita membaca “BASMALAH” saat hendak berangkat kuliah tapi sayang hanya sekedar pernah ? Pernah kita berniat mulia saat hendak mencari nafkah, tapi semuanya terlupa ketika melihat gemerlapnya dunia.

Lalu kapan ibadahnya ?
Oh mungkin saat sholat yang 5 waktu itu dianggap cukup ?! Karena kita pikir sholat begitu besar pahalanya, sholat amalan yang dihisab paling pertama, sholat jalan untuk membuka pintu syurga. Kenapa kita harus cukup kalau ibadah kita hanyalah sholat kita ?!!!

Berapa sholat kita dalam 50 tahun ?

1x sholat = ± 10 menit
5x sholat = ± 1 jam
Dalam waktu 50 tahun waktu yang terpakai sholat = 18000 hari x 1 jam = 18000 jam = ± 2 tahun. Ini dengan asumsi semua sholat kita diterima oleh Allah swt.

Kesimpulan :
Waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma 2 tahun untuk sholat ? 2 tahun dari 50 tahun kesempatan kita ? Itupun belum tentu sholat kita bermakna berpahala dan di terima.
Dan sekiranya sholat kita selama 2 tahun berpahala rasa-rasanya tidak sebanding dengan perbuatan dosa-dosa kita selama 50 tahun; dalam ucap kata kita yang selalu dusta, baik yang terasa maupun yang di sengaja, dalam ucap kata kita yang selalu cerca terhadap orangtua, dalam harta kaya kita yang selalu kikir terhadap orang faqir, dalam setiap laku langkah kita yang selalu bergelimang dosa.

Logika dari logikanya :
Bukan satu yang tidak mungkin kita umat di akhir jaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan balasan kelalaian. Terlalu banyak waktu yang terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi bencana.

Solusi :
Tiada kata terlambat walaupun waktu bergulir cepat, isilah dengan sesuatu apa yang bermanfaat . Jangan di tunda-tunda lagi ?
Ingat malaikat maut akan datang kepada siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Akhirat adalah tujuan kita yang terakhir !!! Apakah kita siap menyambut malaikat maut kapan saja dan dimana saja ?

Wallahu a’lam bish-showab …

http://blog.fachrudin.web.id/?p=77

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: